AN-NISAA' (63)
AN-NISAA': 101-103
MENGQASHAR SHALAT KETIKA SEDANG BEPERGIAN, DAN SHALAT KHAUF
[Bagian 2/3]
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Di sini, saya (Syech Wahbah bin Mustafa al-Zuhaili-red) akan menyebutkan pendapat-pendapat para ulama menyangkut bentuk dan tata cara shalat khauf dalam kapasitasnya sebagai pola atau contoh praktis yang diterapkan di antara kaum Muslimin. Di sini memungkinkan untuk mentakwili ayat tentang shalat khauf di atas dengan bentuk pentakwilan yang sesuai dengan pendapat-pendapat tersebut.
AN-NISAA' (62)
AN-NISAA': 101-103
MENGQASHAR SHALAT KETIKA SEDANG BEPERGIAN, DAN SHALAT KHAUF
[Bagian 1/3]
SEBAB TURUNNYA AYAT
*a. Ayat 101*:
*Ibnu Jarir ath-Thabari* meriwayatkan dari *Ali bin Abu Thalib*, bahwa ada sekelompok orang dari Bani an-Najjar bertanya kepada Rasulullah saw, "Wahai Rasulullah, kami sedang melakukan perjalanan di muka bumi, maka bagaimana caranya kami shalat?" Lalu Allah SWT pun menurunkan ayat (وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِى ٱلْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَقْصُرُوا۟ مِنَ ٱلصَّلَوٰةِ). Kemudian setelah itu, untuk beberapa waktu tidak ada wahyu turun. Satu tahun setelah itu, Rasulullah saw. pergi berperang, lalu beliau menunaikan shalat Zhuhur.
AN-NISAA' (61)
AN-NISAA': 97-100
HIJRAHNYA ORANG-ORANG YANG TERTINDAS
SEBAB TURUNNYA AYAT
*a. Ayat 97:*
*Imam Bukhari* meriwayatkan dari *Ibnu Abbas* bahwa suatu ketika banyak orang-orang dari kaum Muslimin yang masih ada dalam barisan kaum musyrikin. Hal itu membuat kekuatan kaum musyrikin terlihat seperti semakin kuat di mata Rasulullah saw. Beliau lalu mengambil sebuah anak panah dan mengarahkannya ke arah kaum musyrikin. Namun, rupanya panah itu justru mengenai seorang Muslim yang berada di tengah kaum musyrikin tersebut, lalu orang Muslim itu meninggal. Lalu turunlah ayat (إِنَّ ٱلَّذِينَ تَوَفَّىٰهُمُ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ ظَالِمِىٓ أَنفُسِهِمْ قَالُوا۟).
AN-NISAA' (60)
AN-NISAA': 95-96
KEUTAMAAN ORANG YANG PERGI BERJIHAD ATAS ORANG YANG TIDAK IKUT BERJIHAD
SEBAB TURUNNYA AYAT
*Imam Bukhari* meriwayatkan dari *Bara* bahwa ketika ayat ini turun, *Rasulullah saw. bersabda,* _"Panggilkan si fulan."_ Lalu si fulan menghadap beliau dengan membawa tinta, selembar kertas dan penopang. Rasulullah saw. pun berkata kepadanya, _"Tulislah ayat (لَّا يَسْتَوِى ٱلْقَـٰعِدُونَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُو۟لِى ٱلضَّرَرِ وَٱلْمُجَـٰهِدُونَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ)._ Mendengar ayat itu, Ibnu Ummi Maktum berkata, "Wahai Rasulullah, sebenarnya aku ingin pergi berjihad, tetapi aku buta". Lalu turunlah ayat (لَّا يَسْتَوِى ٱلْقَـٰعِدُونَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُو۟لِى ٱلضَّرَرِ وَٱلْمُجَـٰهِدُونَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ)
Inspirasi Qur'ani
Halaman 168 dari 248