*AL-A'RAAF (40)*
*AL-A'RAAF: 142-145*
*MUNAJAT ATAU PERBINCANGAN MUSA DENGAN TUHANNYA DAN PERMINTAAN MUSA UNTUK MELIHAT ALLAH SERTA DITURUNKANNYA TAURAT KEPADANYA*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat-ayat di atas menjelaskan beberapa hal, di antaranya sebagai berikut:
1. Pengagungan terhadap janji untuk berbicara dengan Allah SWT. Allah SWT memerintahkan Musa untuk berpuasa selama tiga puluh hari dan mengerjakan segala amalan untuk mendekatkan diri kepadaNya pada hari-hari tersebut. Kemudian, Allah menurunkan Taurat kepada Musa pada sepuluh hari terakhir menurut satu pendapat atau ketika Musa menghilangkan bau mulutnya di akhir hari ketiga puluh, yaitu di bulan Dzulqa’dah menurut pendapat yang lain, kemudian, Allah memerintahkan padanya untuk menambah sepuluh hari lagi sampai bulan Dzulhijjah. Inilah faedah dirincikannya bilangan hari di sini, dari empat puluh kemudian tiga puluh dan terakhir sepuluh.
*AL-A'RAAF (39)*
*AL-A'RAAF: 138-141*
*KEINGKARAN BANI ISRAIL TERHADAP NIKMAT ALLAH*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat 138 menunjukkan kebodohan Bani Israil tentang hakikat tauhid yang dibawa oleh Nabi Musa a.s.. Mereka malah meminta padanya untuk menentukan patung-patung dan berhala-berhala yang akan mereka sembah, untuk mendekatkan mereka kepada Allah SWT. Ini persis sekali dengan perbuatan para penyembah berhala ketika mereka berkata,
*AL-A'RAAF (38)*
*AL-A'RAAF: 137*
*BERTEMPATNYA BANI ISRAIL DI DAERAH MESIR DAN SYAM SETELAH MASA FIR'AUN DAN PARA PENGUASA LAINNYA*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat-ayat ini diuraikan dalam bentuk perbandingan (komparasi) antara orang-orang beriman dengan orang-orang kafir serta balasan untuk masing-masing mereka. Setelah Allah SWT menjelaskan bagaimana Dia membinasakan para pengikut Fir'aun bersamanya dengan menenggelamkan mereka semua sebagai sebuah siksaan Allah, kemudian, menjelaskan kebaikan yang Dia karuniakan kepada orang-orang beriman, yaitu Dia memberikan tanah dan wilayah pada mereka.
AL-A'RAAF (37)
AL-A'RAAF: 134-136
MENGADU KEPADA MUSA UNTUK MENGHILANGKAN ADZAB, MELANGGAR JANJI, DAN PENENGGELAMAN FIR'AUN DAN KAUMNYA
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat di atas menunjukkan empat hal sebagai berikut.
1. Mengadu pada Musa ketika sulit dan sempit dengan dorongan seruan iman yang fitrah. Inilah
Inspirasi Qur'ani
Halaman 128 dari 248