AL-A'RAAF (33)
AL-A'RAAF: 117-122
BERIMANNYA PARA AHLI SIHIR KEPADA TUHAN SEMESTA ALAM
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat di atas merupakan bukti yang sangat jelas terhadap kekuasaan Allah SWT dengan memusnahkan tali-tali dan tongkat-tongkat para ahli sihir. Hal ini menunjukkan eksistensi Tuhan Yang Maha Berkuasa dan Berkehendak dan juga bukti terhadap mukjizat Nabi Musa yang menakjubkan serta pembeda yang tegas antara kebenaran dan kebatilan.
Akan tetapi, masalahnya ada pada sikap dan komitmen manusia. Orang-orang yang membangkang yang dalam hal ini adalah Fir'aun dan kaumnya meskipun telah kalah dan hina, tetap saja bertahan dalam kekafiran, pembangkangan, dan pendustaan. Ini adalah bentuk keangkuhan, kerendahan pikiran, dan kesombongan mereka untuk menerima kebenaran.
AL-A'RAAF (32)
AL-A'RAAF: 103-116
KISAH NABI MUSA A.S. DENGAN FIR'AUN BESERTA PEMBESAR-PEMBESARNYA
Pelajaran yang Dapat Dipetik dari Kisah Nabi Musa:
Syari'at yang diwahyukan kepada Nabi Musa pada dasarnya memiliki kesamaan dengan syari'at Islam. Sejarah umatnya penuh dengan berbagai gejolak, keguncangan, dan peristiwa-peristiwa yang dahsyat. Dalam beberapa fase sejarah, umat Nabi Musa memiliki kekuasaan yang cukup besar dan andil dalam peradaban umat manusia.
AL-A'RAAF (31)
AL-A'RAAF: 101-102
PELAJARAN DARI KISAH-KISAH YANG TERJADI PADA PENDUDUK NEGERI
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Kekafiran adalah pembangkangan meskipun sudah mengetahui dan yakin mana yang benar dengan berbagai bukti. Pemaparan kisah berbagai negeri yang dibinasakan oleh Allah, yaitu negeri Nabi Nuh, negeri kaum Ad, negeri Nabi Luth, Hud, dan Syu'aib bertujuan untuk diambil ibrah dan pelajarannya. Penduduk negeri-negeri itu tidak akan beriman secara sungguh-sungguh karena sebelum datangnya para rasul, mereka telah mendustakan kebenaran. Sampai akhir hayat mereka, mereka selalu mendustakan kebenaran. Sejak diutusnya para rasul kepada mereka sampai mereka mati tetap berada dalam kekafiran dan pembangkangan.
AL-A'RAAF (30)
AL-A'RAAF: 96-100
MOTIVASI UNTUK BERIMAN DENGAN DITAMBAHNYA KEBAIKAN BAGI MEREKA. ANCAMAN KEKAFIRAN DENGAN ADZAB YANG AKAN DITIMPAKAN
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat di atas mengandung motivasi untuk orang-orang beriman dan sekaligus ancaman untuk orang-orang kafir. Motivasi untuk orang-orang beriman berupa limpahan kebaikan dan keberkahan dari Allah, yang datang dari langit berupa hujan dan angin yang penuh berkah dari bumi berupa tumbuh-tumbuhan, buah-buahan, barang tambang, harta benda, hewan ternak yang berlimpah, keamanan, kesejahteraan, akal dan pikiran untuk menciptakan berbagai bentuk kesenangan, dan kedamaian.
Halaman 87 dari 186