AL-A'RAAF (29)
AL-A'RAAF: 94-95
SUNNAH (KETENTUAN) ALLAH DALAM MEMBERI KESEMPITAN DAN KELAPANGAN SEBELUM MEMBINASAKAN SUATU KAUM
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Penuh kasih dan memberikan waktu merupakan salah satu ciri khas dari sunnah Allah yang akan selalu berlaku terhadap makhluk-Nya agar para makhluk mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa, meluruskan arah hidup, dan meninggalkan segala kemaksiatan dan penyimpangan yang telah mereka lakukan.
Cobaan terkadang berbentuk keburukan dan terkadang berbentuk kebaikan.
_"Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami."_ *(al-Anbiyaa': 35)*
Orang yang berakal menggunakan pikirannya dan selalu mengamati peristiwa-peristiwa masa lalu dan perubahan zaman di masa yang akan datang. Dialah yang akan mendapatkan banyak pelajaran dari kehidupan ini.
_"Dan Kami uji mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran)"_ *(al-A'raaf: 168)*
*Firman Allah SWT ( لَعَلَّهُمْ يَضَّرَّعُونَ )*. Menurut pendapat _Muktazilah_ mengindikasikan bahwa Allah menghendaki dari seluruh _mukallaf_ (baca: hamba] untuk beriman dan patuh. Sementara itu, kalangan _ahlus sunnah_ mengatakan bahwa sesungguhnya Allah telah mengatur penduduk sebuah negeri dengan sesuatu yang lebih dekat kepada keimanan. *Firman Allah SWT (ثُمَّ بَدَّلْنَا مَكَانَ ٱلسَّيِّئَةِ ٱلْحَسَنَةَ)*. Karena nikmat yang diberikan kepada tubuh dan harta yang sebelumnya diberikan kesempitan dan penderitaan, biasanya akan mendorong untuk tunduk dan banyak bersyukur.
Akan tetapi, manusia tidak mau mengambil pelajaran meskipun Allah menguji mereka dengan kesulitan dan kesenangan. Mereka tidak jera dari perbuatan dosa dan tidak juga bersyukur. Ini berarti _tadbiir_ (pengaturan) yang Allah berikan berupa kesenangan setelah kesusahan dan rasa aman setelah rasa takut tidak bermanfaat bagi mereka. Bahkan, mereka melihat hal itu sudah menjadi sesuatu yang biasa pada setiap generasi di setiap zaman. Terkadang mereka mendapat kesusahan dan kesulitan, dan terkadang mendapat kesenangan dan kemudahan. Allah tidak akan menerima alasan mereka karena Dia telah memberi mereka waktu, namun mereka tidak juga tunduk dan memanfaatkan waktu yang telah diberikan.===
*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026
