AT-TAUBAH (15)
SURAH AT-TAUBAH: 34-35
JALAN HIDUP ORANG-ORANG ALIM DAN PENDETA YAHUDI DALAM BERINTERAKSI DENGAN MANUSIA
Sebab Turunnya Ayat (34)
*Al-Wahidi* mengatakan bahwa, ayat ini turun mengenai para ulama, Qurra' Ahli Kitab. Mereka mengambil suap dari orang-orang awam, yakni makanan yang mereka dapatkan dari orang awam mereka.
AT-TAUBAH (14)
SURAH AT-TAUBAH: 30-33
AQIDAH AHLI KITAB (YAHUDI DAN NASRANI)
SEBAB TURUNNYA AYAT (30)
*Ibnu Abi Hatim* meriwayatkan dari *Ibnu Abbas*, dia mengatakan bahwa, *Sallam bin Misykam, Nu'man bin Abi Aufa, Muhammad bin Dihyah, Syas bin Qais, dan Malik bin Ash-Shaif* mendatangi Rasulullah saw., mereka mengatakan bahwa, "Bagaimana kami mengikutimu sementara kamu sudah meninggalkan kiblat kami?, dan kamu tidak menyangka bahwa Uzair adalah putra Allah. Maka Allah menurunkan ayat (وَقَالَتِ ٱلْيَهُودُ عُزَيْرٌ ٱبْنُ ٱللَّهِ ),
AT-TAUBAH (13)
SURAH AT-TAUBAH: 29
MEMERANGI AHLI KITAB
قَـٰتِلُوا۟ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَلَا بِٱلْيَوْمِ ٱلْـَٔاخِرِ وَلَا يُحَرِّمُونَ مَا حَرَّمَ ٱللَّهُ وَرَسُولُهُۥ وَلَا يَدِينُونَ دِينَ ٱلْحَقِّ مِنَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَـٰبَ حَتَّىٰ يُعْطُوا۟ ٱلْجِزْيَةَ عَن يَدٍۢ وَهُمْ صَـٰغِرُونَ ٢٩
*Artinya:* Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Alkitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah1 dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.
1#)- Jizyah ialah pajak kepala yang dipungut oleh pemerintah Islam dari orang-orang yang bukan Islam, sebagai imbangan bagi jaminan keamanan diri mereka.
AT-TAUBAH (12)
SURAH AT-TAUBAH: 28
PENGHARAMAN MASUK MASJIDIL HARAM BAGI ORANG-ORANG MUSYRIK
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِنَّمَا ٱلْمُشْرِكُونَ نَجَسٌۭ فَلَا يَقْرَبُوا۟ ٱلْمَسْجِدَ ٱلْحَرَامَ بَعْدَ عَامِهِمْ هَـٰذَا ۚ وَإِنْ خِفْتُمْ عَيْلَةًۭ فَسَوْفَ يُغْنِيكُمُ ٱللَّهُ مِن فَضْلِهِۦٓ إِن شَآءَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ حَكِيمٌۭ ٢٨
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis1#, maka janganlah mereka mendekati Masjidil Haram2# sesudah tahun ini3#. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberikan kekayaan kepadamu dari karunia-Nya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
1#)- Maksudnya jiwa orang musyrikin itu dianggap kotor karena mempersekutukan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.
2#)- Maksudnya tidak dibenarkan mengerjakan haji dan umrah. Menurut pendapat sebagian mufasir yang lain ialah kaum musyrikin itu tidak boleh masuk daerah haram, baik untuk keperluan haji dan umrah atau untuk keperluan yang lain.
3#)- Maksudnya sesudah tahun 9 Hijriyah
Inspirasi Qur'ani
Halaman 112 dari 248