*THAAHAA (10)*
*KISAH NABI MUSA*
*PERTANDINGAN ANTARA NABI MUSA DENGAN PARA PENYIHIR, SERTA KEIMANAN MEREKA KEPADA ALLAH SWT*
*Surah Thaahaa Ayat 65-76*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Dari ayat-ayat di atas dapat disimpulan sebagai berikut:
1. Etika yang baik akan membawa faedah di dunia dan akhirat. Ketika Nabi Musa memberi pilihan kepada para penyihir apakah dia melempar tongkatnya terlebih dahulu ataukah mereka yang melempar tali-tali dan tongkat-tongkat mereka terlebih dahulu, maka hal itu membuat mereka mendapatkan taufik untuk beriman. Ketika Nabi Musa membiarkan mereka melempar tali-tali dan tongkat-tongkat mereka terlebih dahulu dan jumlah mereka adalah banyak, Nabi Musa ditolong oleh Allah. Sehingga tongkatnya yang berubah menjadi ular menelan semua tali dan tongkat yang mereka lemparkan. Dan ketika itu kemunculan mukjizat lebih terasa, lebih sempurna, dan lebih jelas.
*THAAHAA (9)*
*KISAH NABI MUSA*
*FIR'AUN MENGUMPULKAN PARA PENYIHIR DAN PERINGATAN NABI MUSA TERHADAP MEREKA*
*Surah Thaahaa Ayat 60-64*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat-ayat di atas menunjukkan beberapa hal berikut ini:
1. Persiapan Fir'aun mulai dengan mengumpulkan para penyihir dan mempersiapkan peralatan, sebagaimana pada umumnya Dalam persiapan untuk bertanding. *Ibnu Abbas* berkata, _"Ketika itu jumlah para penyihir adalah tuiuh puluh dua. Setiap penyihir membawa tali temali dan tongkat-tongkat."_
2. Ketika Fir'aun dan para penyihirnya datang pada waktu yang telah ditentukan, Nabi Musa berkata kepada Fir'aun dan para penyihiR, _"Kebinasaan dan siksa bagi orang yang membuat-buat kedustaan terhadap Allah, menyekutukan-Nya dan menyebut mukjizat sebagai sihir, Allah akan membinasakan kalian semua dengan adzab yang berat. Sungguh orang yang mengklaim sesuatu atas nama Allah sedangkan Dia tidak mengizinkannya, maka dia telah merugi, celaka dan putus asa dari rahmat-Nya."_ Ini adalah syiar para nabi, yaitu jujur dalam berdakwah dan memanfaatkan kesempatan yang sesuai untuk menyampaikan daloarah mereka.
*THAAHAA (8)*
*KISAH NABI MUSA*
*TUDUHAN BAHWA NABI MUSA MEMBAWA SIHIR*
*Surah Thaahaa Ayat 56-59*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Dari ayat-ayat di atas dapat dipahami beberapa hal berikut.
1. Fir'aun tidak memiliki alasan atas kekafirannya setelah diutusnya Nabi Musa dan Nabi Harun sebagai rasul (utusan Allah) kepadanya. Juga setelah dikuatkannya kedua rasul tersebut dengan berbagai mukjizat yang menunjukkan kenabian Nabi Musa. Serta setelah keduanya menampakkan bukti-bukti, dalil-dalil, dan hujjah-hujjah bagi keesaan dan kekuasaan Allah. Ini menunjukkan bahwa Fir'aun kafir dalam kondisi keras kepala karena dia telah melihat tanda-tanda kekuasan Allah secara langsung, bukan hanya informasi, dan sebenarnya dia meyakininya di dalam hati. Hal ini sebagaimana firmah Allah SWT,
_"Dan mereka mengingkarinya karena kezaliman dan kesombongan (mereka) padahal hati mereka meyakini (kebenaran) nya."_ *(an-Naml: 14)*
*THAAHAA (7)*
*KISAH NABI MUSA*
*DIALOG ANTAR FIR'AUN DAN NABI MUSA SEPUTAR KETUHANAN*
*Surah Thaahaa Ayat 49-55*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat-ayat di atas menunjukkan beberapa hal berikut.
1. Fir'aun tidak beriman kepada dakwah Nabi Musa dan Nabi Harun, la terus dalam kekafirannya. Dan ia bertanya dengan nada yang angkuh, sombong, dan penuh kepalsuan, padahal sebenarnya ia tahu tentang adanya Allah SWT *(قَالَ فَمَن رَّبُّكُمَا يَـٰمُوسَىٰ)* "Maka siapakah Tuhanmu berdua, hai Musa?"
2. Ayat di atas menunjukkan kebolehan menceritakan perkataan orang yang membuat kebatilan karena Allah SWT menceritakan kata-kata Fir'aun yang mengingkari Tuhan, juga menceritakan syubhat-syubhat orang-orang yang mengingkari adanya nabi dan orang-orang yang mengingkari hari kebangkitan. Akan tetapi, hal itu harus diikuti dengan bantahannya agar tidak memunculkan keraguan.
3. Ayat di atas juga menunjukkan bahwa orang yang benar harus mendengarkan kata-kata orang yang membuat kebatilan serta menjawabnya dengan tanpa menyakitinya dan tidak berkata kasar kepadanya. Hal ini seperti yang dilakukan oleh Nabi Musa terhadap Fir'aun dalam kisah ini.
Halaman 3 dari 186