*THAAHAA (9)*
*KISAH NABI MUSA*
*FIR'AUN MENGUMPULKAN PARA PENYIHIR DAN PERINGATAN NABI MUSA TERHADAP MEREKA*
*Surah Thaahaa Ayat 60-64*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat-ayat di atas menunjukkan beberapa hal berikut ini:
1. Persiapan Fir'aun mulai dengan mengumpulkan para penyihir dan mempersiapkan peralatan, sebagaimana pada umumnya Dalam persiapan untuk bertanding. *Ibnu Abbas* berkata, _"Ketika itu jumlah para penyihir adalah tuiuh puluh dua. Setiap penyihir membawa tali temali dan tongkat-tongkat."_
2. Ketika Fir'aun dan para penyihirnya datang pada waktu yang telah ditentukan, Nabi Musa berkata kepada Fir'aun dan para penyihiR, _"Kebinasaan dan siksa bagi orang yang membuat-buat kedustaan terhadap Allah, menyekutukan-Nya dan menyebut mukjizat sebagai sihir, Allah akan membinasakan kalian semua dengan adzab yang berat. Sungguh orang yang mengklaim sesuatu atas nama Allah sedangkan Dia tidak mengizinkannya, maka dia telah merugi, celaka dan putus asa dari rahmat-Nya."_ Ini adalah syiar para nabi, yaitu jujur dalam berdakwah dan memanfaatkan kesempatan yang sesuai untuk menyampaikan daloarah mereka.
3. Musyawarah para penyihir secara diam-diam antar mereka. Mereka berkata, _"Jika yang dia bawa adalah sihir kita akan mengalahkannya. Namun, jika itu berasal dari Allah, dia akan menang. Ini adalah benar adanya, tidak ada masalah di dalamnya."_
4. Mereka kemudian mengumumkan keputusan mereka, bahwa Nabi Musa dan saudaranya, Nabi Harun, adalah dua penyihir besar. Keduanya ingin mengeluarkan orang-orang dari Mesir dengan sihir mereka berdua, merusak agama mereka, menghilangkan kedudukan mereka bagus, sebagaimana dikatakan oleh Fir'aun tentang Musa, _"Sesungguhnya aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di bumi."_ *(al-Mu'min: 26)*. Semua ini merupakan propaganda dan provokasi dari Fir'aun.
5. Mereka kemudian memprovokasi sebagian dari mereka dengan berkata, _"Dan lemparkanlah apa yang ada di tangan kalian secara bersamaan agar semua mata takjub, dan kalian dapat mengalahkan Musa beserta saudaranya, dan sesungguhnya orang yang menang hari ini akan jaya."_
Ini merupakan kondisi dua kelompok yang bertanding. Masing-masing ingin memenangkan pertandingan dan keduanya terpengaruh oleh dukungan rakyat dan semangat para penonton serta para pemain itu sendiri, sebagaimana diketahui secara umum.===
*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026
