AN-NISAA' (84)
AN-NISAA': 176
WARIS _AL-KALAALAH_ ATAU WARIS SAUDARA LAKI-LAKI DAN SAUDARA PEREMPUAN SEKANDUNG ATAU SEAYAH
SEBAB TURUNNYA AYAT
*An-Nasa’i* meriwayatkan dari *Jabir*, ia berkata:
_“Aku menderita sakit, lalu datanglah Rasulullah saw. menjengukku. Lalu aku berkata, ‘Wahai Rasulullah, bolehkah aku mewasiatkan sepertiga dari harta peninggalanku untuk saudara-saudara perempuanku?" Rasulullah saw. bersabda, ‘Berbuat baiklah kamu kepada para saudara perempuanmu.’ Lalu aku berkata, ‘Bagaimana jika setengah?’ Beliau bersabda, ‘Berbuat baiklah kamu kepada para saudara perempuanmu.’ Kemudian beliau pun keluar, kemudian setelah itu beliau masuk menemuiku lagi dan berkata, ‘Aku tidak melihat kamu akan meninggal dunia sekarang karena penyakitmu ini. Sesungguhnya Allah SWT telah menurunkan wahyu dan menjelaskan apa yang menjadi hak para saudara perempuanmu, yaitu dua pertiga.’ Jabir pernah berkata, ‘Ayat ini (ayat 176 surah an-Nisaa’) turun menyangkut diriku._ *(HR an-Nasa’i).*
AN-NISAA' (83)
AN-NISAA': 174-175
SERUAN KEPADA MANUSIA UNTUK BERIMAN KEPADA _AN-NUURUL MUBIIN_ (AL-QUR’AN)
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
_Burhaan_ atau bukti agung dari Allah SWT untuk para hamba-Nya adalah Nabi Muhammad saw.. Beliau disebut _al-Burhaan_ karena beliau disertai dengan _al-Burhaan_ yaitu mukjizat atau hujjah karena mukjizat adalah hujjah beliau.
AN-NISAA' (82)
AN-NISAA': 171-173
AL-MASIH ISA PUTRA MARYAM DALAM PANDANGAN AL-QUR’AN
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat di atas mengandung penjelasan tentang sejumlah hukum esensial dalam aqidah.
1. Sikap berlebih-lebihan, melampaui batas dan ekstrem dalam segala urusan adalah terlarang secara syari'at. Orang-orang Yahudi bersikap berlebih-lebihan dan ekstrem terhadap Isa, hingga mereka juga melontarkan tuduhan palsu dan keji terhadap Sayyidah Maryam. Begitu juga orang-orang Nasrani bersikap berlebih-lebihan dan ekstrem terhadap Isa hingga mereka menjadikannya sebagai tuhan. Kalimat pertama dalam Injil berbunyi, "Ini adalah Kitab Ilah dan Rabb kami; Yasu’ Al Masih."
AN-NISAA' (81)
AN-NISAA': 167-170
KESESATAN ORANG-ORANG KAFIR DAN BALASAN MEREKA, SERUAN KEPADA MANUSIA UNTUK BERIMAN KEPADA RASULULLAH SAW.
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat di atas menunjukkan beberapa hal sebagai berikut:
1. Orang Yahudi dan yang lainnya dari kalangan orang-orang yang kafir kepada Islam, mereka jauh dari yang haq dan kebenaran dengan sejauh-jauhnya. Karena mereka kafir kepada Allah SWT, Rasul-Nya dan Al-Qur'an, di samping itu pula bahkan mereka juga berupaya menghalang-ha¬ langi manusia dari Islam.
Halaman 120 dari 186