SURAH AN-NISAA': 150-152

AN-NISAA' (77)

AN-NISAA': 150-152

KUFUR, IMAN DAN BALASAN MASING-MASING

FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM

Keimanan dan kekufuran adalah dua hal yang saling berlawanan dan saling bertolak belakang yang tidak mungkin bersatu, dan keimanan adalah satu kesatuan yang integral yang tidak bisa dibagi-bagi. Balasan kekufuran adalah satu meskipun bentuk dan ragam kekufuran bermacam-macam. Orang yang mengingkari dan tidak memercayai agama dan kenabian, orang ateis yang tidak mengimani wujud dan keesaan Allah, orang yang kufur kepada semua rasul, atau beriman kepada sebagian dari para rasul dan kufur kepada sebagian yang lain, mereka adalah kafir. Ahlul Kitab dari golongan kaum Yahudi dan kaum Nasrani adalah termasuk kaum kafir karena mereka kufur kepada Nabi Muhammad saw.

Ayat di atas menjelaskan bahwa kufur kepada Nabi Muhammad saw. berarti kufur kepada semua nabi. Sebab tiada seorang nabi pun melainkan ia memerintahkan kaumnya untuk beriman kepada Nabi Muhammad saw. dan kepada seluruh para nabi yang ada.

Allah secara tegas menyatakan bahwa membeda-bedakan antara keimanan kepada Allah dan keimanan kepada para rasul adalah kufur. Sikap seperti ini adalah kufur disebabkan Allah telah mewajibkan atas semua manusia untuk menyembah kepada-Nya dengan berdasarkan apa yang Dia syari'atkan dan gariskan melalui lisan para rasul. Oleh karena itu, jika mereka ingkar kepada para rasul, berarti mereka menolak syari'at-syari'at para rasul dan tidak menerimanya, sementara menolak syari'at adalah seolah-olah sama saja seperti ingkar kepada Sang Pencipta, Allah, dan ingkar kepada Sang Pencipta adalah kufur.

Allah juga menyatakan secara tegas bahwa iman kepada sebagian dari para rasul dan kufur kepada sebagian yang lain adalah berarti kufur kepada semua rasul. Mengambil sebuah jalan tengah antara keimanan dan kekufuran atau mengadakan sebuah agama yang dibuat-buat antara Islam dan Yahudi adalah hal tertolak dan tidak diterima menurut syari'at Al-Qur’an.

Allah mempertegas bahwa hal itu tidak bermanfaat dan tidak berguna sama sekali bagi mereka jika mereka kufur kepada Rasul-Nya, Muhammad saw, (أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْكَـٰفِرُونَ حَقًّۭا ۚ) yakni mereka adalah orang-orang yang kafir dengan sebenar-benarnya. Jika mereka kufur kepada Rasul-Nya, berarti mereka telah kufur kepada-Nya dan kufur kepada setiap rasul yang semuanya menyampaikan berita tentang kedatangan beliau. Oleh karena itu, mereka menjadi orang-orang yang kafir dengan se¬ benar-benarnya.

Balasan kekufuran adalah sebagaimana yang dinyatakan secara eksplisit oleh ayat (وَأَعْتَدْنَا لِلْكَـٰفِرِينَ عَذَابًۭا مُّهِينًۭا ). Kami siapkan untuk semua tipe orang kafir adzab yang menghinakan.

Orang-orang Islam adalah Nabi Muhammad saw. dan umat beliau, yang memercayai dan membenarkan wujud dan keesaan Allah, beriman kepada semua rasul, tiada membeda-bedakan di antara para rasul dan Allah akan memberikan kepada mereka pahala amal-amal mereka. Allah Maha Pengampun kepada orang-orang yang bermaksiat di antara mereka. Maha Penyayang kepada para hamba-Nya dengan tidak menyegerakan adzab kepada mereka, tetapi Dia memberi mereka kesempatan untuk bertobat dan sadar, menunjuki mereka jalan yang lurus dengan media Al-Qur’an, para rasul, akal, indra, fakta-fakta empiris yang terjadi berulang-ulang, dan kejadian-kejadian yang menggugah kesadaran keimanan.===

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login