AL HIJR (4)
AWAL MULA PENCIPTAAN MANUSIA, PERINTAH KEPADA MALAIKAT UNTUK BERSUJUD KEPADA MANUSIA (ADAM), SIKAP IBLIS YANG MENOLAK SUJUD DAN PERMUSUHANNYA TERHADAP MANUSIA
Surah al-Hijr Ayat 26-44
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat di atas menjelaskan sejumlah hal berikut.
1. Allah SWT menciptakan manusia pertama, yaitu Adam dari tanah liat kering. Hal ini menunjukkan kuasa Ilahi.
Allah SWT menciptakan jin sebelum penciptaan Adam dari api Jahannam, atau dari hawa atau udara yang sangat panas dan mematikan, atau dari api yang tidak mengandung asap. Dalam _Shahih Muslim_ diriwayatkan dari *Anas r.a., Rasulullah saw*. bersabda,
_"Ketika Allah SWT membentuk Adam di surga, Dia pun membiarkannya sesuai dengan yang dikehendaki-Nya. Lalu iblis pun mondar-mandir di sekeliling Adam sambil melihat dan mencermatinya. Ketika iblis melihat bahwa Adam ternyata berongga, ia pun tahu bahwa Adam diciptakan sebagai makhluk yang tidak mampu mengontrol diri dan tidak mampu menahan diri dari syahwat, atau tidak mampu menolak bisikan-bisikan”_
AL HIJR (3)
BEBERAPA BENTUK PERWUJUDAN KUASA ALLAH SWT BERUPA PENCIPTAAN LANGIT DAN BUMI, PENIUPAN ANGIN, MENGHIDUPKAN DAN MEMATIKAN, PENGETAHUAN YANG _KOMPREHENSIF_ DAN _HASYR_
Surah al-Hijr Ayat 16-25
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat di atas memaparkan sejumlah bukti petunjuk tauhid yang ada di langit dan bumi. Pertama, disebutkan bukti-bukti petunjuk yang ada di langit, kemudian, bukti-bukti petunjuk yang ada di bumi. Bukti-bukti petunjuk tersebut adalah sebagai berikut.
1. Penciptaan bintang-bintang yang besar, planet-planet, gugusan bintang yang menjadi tempat peredarannya. Jumlahnya ada dua belas rasi bintang yang sudah dikenal dalam ilmu astronomi.
2. Langit dijaga dari usaha setan yang terkutuk untuk mendekatinya. Kata rajiim artinya adalah _marjuum_, (yang dilempar) dari akar kata _ar-Rajm_ yang berarti melempar dengan batu, atau dengan mulut dalam bentuk caci maki. Juga bisa berarti melaknat. *Al-Kisa'i menuturkan, setiap kata _rajiim_ dalam Al-Qur’an, itu bermakna caci maki.
AL HIJR (2)
BEBERAPA PERNYATAAN KAUM MUSYRIKIN MENYANGKUT DIRI NABI MUHAMMAD SAW. BERIKUT SANGGAHANNYA
Surah al-Hijr Ayat 6-15
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat di atas menunjukkan sejumlah hal sebagai berikut:
1. Allah SWT benar-benar menjamin untuk menjaga dan memelihara Al-Qur'an dari segala bentuk pengubahan, distorsi, dan reduksi sampai hari Kiamat. Ini menyanggah tuduhan bohong dan palsu orang-orang musyrik bahwa Nabi Muhammad saw. adalah orang gila yang menerima Al-Qur'an dari Allah SWT.
AL HIJR (1)
GAMBARAN TENTANG AL-QUR'AN DISERTAI DENGAN ANCAMAN BAGI ORANG-ORANG KAFIR DAN PARA PENDURHAKA
Surah al-Hijr Ayat 1-5
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat di atas menunjukkan sejumlah hal sebagai berikut.
1. Al-Qur’anul Karim memiliki kombinasi antara dua sifat kesempurnaan dalam segala hal disertai dengan keterangan dan uraian yang jelas. Dalam Al-Qur'an, tidak ada sedikit pun kekurangan dan kekeliruan. Tidak ada kerancuan dan ketidakjelasan. Al-Qur’an menjelaskan kepada setiap manusia yang haqq dan yang batil.
Inspirasi Qur'ani
Halaman 71 dari 248