AN-NAHL (15)
PENGETAHUAN ALLAH SWT TENTANG SEGALA YANG GAIB, PENCIPTAAN MANUSIA DAN BURUNG
Surah an-Nahl Ayat 77-79
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat di atas menerangkan sejumlah hal seperti berikut.
1. Sesungguhnya pengetahuan tentang segala yang gaib dan tersembunyi di langit dan bumi sepenuhnya milik Allah SWT, tiada seorang pun yang memiliki pengetahuan tentangnya, kecuali orang yang Allah SWT beritahu. Jika Allah SWT Yang Maha Mengetahui segala yang gaib dan tersembunyi, tentu Dia Yang layak untuk membuat aturan halal dan haram, bukan orang-orang musyrik yang bodoh dan tidak tahu apa-apa, tiada memahami akibat dan kesudahan segala urusan, serta tidak mampu melakukan estimasi berbagai kemaslahatan.
AN-NAHL (14)
DUA PERUMPAMAAN UNTUK BERHALA DAN ARCA
Surah an-Nahl Ayat 75-76
Sebab Turunnya Ayat
*Ibnu Jarir* meriwayatkan dari *Ibnu Abbas r.a.* terkait dengan *ayat 75*. Ia mengatakan, ayat ini turun menyangkut seorang laki-laki Quraisy dan budak miliknya. Sedangkan *ayat 76* turun menyangkut *Utsman bin Affan r.a.* dan seorang budaknya yang membenci Islam, memprovokasi Utsman agar tidak bersedekah dan berbuat kebajikan. Turunlah ayat ini menyangkut keduanya.
Dengan kata lain, ayat 76 turun menyangkut *Utsman bin Affan r.a.* dan budak-nya yang kafir bernama *Usaid bin Abil Ash.* Ia adalah orang yang membenci Islam. *Utsman bin Affan r.a*. memberinya nafkah, menanggungnya dan mencukupi kebutuhannya, sedangkan, ia mencegah *Utsman* untuk bersedekah dan berbuat kebajikan.
AN-NAHL (12)
DI ANTARA BUKTI-BUKTI PETUNJUK KUASA ILAHI DAN TAUHID, SERTA SEJUMLAH MANIFESTASI NIKMAT-NIKMAT TUHAN KEPADA MANUSIA
Surah an-Nahl Ayat 65-69
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat di atas menjelaskan sejumlah hal tentang kesempurnaan kuasa Ilahi serta nikmat-nikmat-Nya.
1. Allah SWT menurunkan hujan dari awan yang menjadi sebab untuk menghidupkan bumi dengan menumbuhkan tanaman yang bermacam-macam setelah sebelumnya bumi kering dan gersang. Pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti petunjuk tentang adanya _ba'ts_ dan keesaan Allah SWT. Sesembahan orang-orang musyrik tidak mampu melakukan apa pun. Tanda dan bukti petunjuk ini berguna bagi orang-orang yang mau mendengarkan dari Allah SWT dengan pendengaran perenungan, hati dan pikiran, bukan pendengaran dengan telinga semata.
AN-NAHL (11)
KEBIASAN UMAT-UMAT DALAM MENDUSTAKAN PARA RASUL, TUGAS NABI MUHAMMAD SAW. DALAM MENJELASKAN AL-QUR'AN SERTA MENJADIKANNYA SEBAGAI PETUNJUK DAN RAHMAT
Surah an-Nahl Ayat 63-64
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat pertama menunjukkan bahwa sunnatullah kepada para hamba-Nya sejak dulu adalah mengutus para rasul dengan membawa hujjah yang nyata dan penjelasan yang lengkap, karena Nabi Muhammad saw. tidak lain seperti para rasul yang lainnya.
Mendustakan para rasul sudah menjadi kebiasaan umat-umat yang ada, karena mereka terpengaruh oleh tipu daya dan muslihat setan yang mengelabui dan memperdaya mereka, menjadikan perbuatan-perbuatan buruk mereka tampak baik di mata mereka, menyesatkan mereka, serta memalingkan mereka dari menerima seruan para nabi mereka.
Demikian pula halnya dengan sikap kaum kafir Mekah, setan telah menyesatkan mereka sebagaimana yang diperbuat setan terhadap kaum kafir umat-umat terdahulu sebelum kaum kafir Mekah.
Inspirasi Qur'ani
Halaman 66 dari 248