SURAH AL-HIJR

AL HIJR
SURAH AL-HIJR

MAKKIYYAH, SEMBILAN PULUH SEMBILAN AYAT

PENAMAAN SURAH

Dinamakan surah al-Hijr karena di dalamnya disebutkan kisah _ashhaabul hijr_ [para penghuni atau penduduk al-Hijr], yaitu bangsa Tsamud. Al-Hijr adalah sebuah lembah yang terletak antara Madinah dan Syam. 

PERSESUAIAN SURAH AL HIJR DENGAN SURAH IBRAAHIIM

Terdapat kesesuaian antara surah ini dengan surah Ibraahiim pada permulaan, penutup, dan isi. Pada permulaan, kedua surah sama-sama dibuka dengan ayat yang menggambarkan _al-Kitaab al-Mubiin_. Adapun pada isi, setiap surah memuat gambaran yang menjelaskan langit dan bumi, penuturan sebagian dari kisah Nabi Ibrahim a.s. dan
sebagian kisah para rasul terdahulu sebagai penghibur hati Rasulullah saw atas berbagai gangguan yang beliau hadapi dari kaum beliau. Mengingatkan beliau tentang apa yang dihadapi dan dialami oleh para nabi sebelum beliau dan pertolongan Allah SWT kepada mereka, disertai dengan mendebat kaum kafir dan kaum musyrik.

Adapun penutupnya, surah Ibraahiim memuat penjelasan Allah SWT yang menggambarkan keadaan orang-orang kafir pada hari Kiamat,

_"Dan mereka (manusia) berkumpul (di Padang Mahsyar) menghadap Allah Yang Maha Esa, Mahaperkasa. Dan pada hari itu engkau akan melihat orang yang berdosa bersama-sama diikat dengan belenggu. Pakaian mereka dari cairan aspal, dan wajah mereka ditutup oleh api neraka."_ *(Ibraahiim: 48-50)*

Kemudian, dalam surah al-Hijr *Allah SWT berfirman*, _"Orang kafir itu kadang-kadang (nanti di akhirat) menginginkan, sekiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang Muslim."_ *(al-Hijr:2)*

Dalam ayat ini, Allah SWT menjelaskan bahwa orang-orang pendosa (kaum kafir), ketika mereka terus-menerus berada dalam neraka, mereka melihat orang-orang Mukmin yang berbuat maksiat telah dikeluarkan dari neraka, orang-orang kafir itu pun mengharapkan andai saja mereka dulu ketika di dunia meniadi orang-orang Muslim. Surah Ibraahiim ditutup dengan ayat yang menjelaskan _al-Kitab_, yaitu *(هَٰذَا بَلَٰغٌ)* sedangkan surah al-Hijr dibuka, *(الٓر ۚ تِلْكَ ءَايَٰتُ ٱلْكِتَٰبِ وَقُرْءَانٍ مُّبِينٍ) (al-Hijr: 1)*

Itu adalah kesesuaian di antara kedua surah ini, antara pembuka dan penutup.

KANDUNGAN SURAH

Surah ini memiliki kesamaan dengan tujuan-tujuan surah _Makkiyyah_ lainnya, yaitu penegasan tentang tauhid, keesaan Allah SWT, kenabian, _ba'ts_ dan balasan, mengingatkan nasib tragis para pembangkang dan orang-orang yang mendustakan para rasul. Karena itu, surah al-Hijr diawali dengan peringatan, ancaman, dan kecaman,
_"Orang kafir itu kadang-kadang (nanti di akhirat) menginginkan, sekiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang Muslim. Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong) mereka, kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya)."_ *(al-Hijr: 2-3)*

Cakupan umum surah al-Hijr adalah seperti berikut:

1. Mendebat orang-orang kafir dan musyrik yang mendustakan para rasul dan ayat-ayat yang dibawa oleh para rasul, sejak dari moyang manusia yang kedua, yaitu Nabi Nuh a.s. sampai penutup para nabi. 

_"Dan sungguh, Kami telah mengutus (beberapa rasul) sebelum engkau (Muhammad) kepada umat-umat terdahulu. Dan setiap kali seorang rasul datang kepada mereka, mereka selalu memperolok-olokannya."_ *(al-Hijr: 10-11)*

2. Memaparkan dalil dan bukti-bukti petunjuk atas wujud Allah SWT, yaitu bukti petunjuk berupa penciptaan langit, bumi dan manusia, gejala angin _lawaaqih_, kehidupan dan kematian, _hasyr dan nasyr_ (pembangkitan kembali). 

_"Dan sungguh, Kami telah menciptakan gugusan bintang di langit dan menjadikannya terasa indah bagi orang yang memandang(nya)"_ *(al-Hijr: 15)* 

_"Dan Kami telah menghamparkan bumi."_ *(al-Hijr: 19)* 

_"Dan Kami telah meniupkan angin."_ *(al-Hijr: 22)* 

_"Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk."_ *(al-Hiir: 26) 

_"Dan sungguh, Kamilah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami (pulalah) yang mewarisi."_ *(al-Hijr: 23)*

_"Dan sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang akan mengumpulkan mereka. Sungguh, Dia Mahabijaksana, Maha Mengetahui."_ *(al-Hijr: 25)*

Juga, penegasan tentang hikmah penciptaan alam semesta, yaitu untuk menyembah Allah SWT, menegakkan keadilan, dan menancapkan pilar-pilar tatanan kehidupan. 

3. Pengukuhan kebenaran wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw., 

_"Kami tidak menurunkan malaikat melainkan dengan kebenaran (untuk membawa adzab) dan mereka ketika itu tidak diberikan penangguhan. Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur'an, dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya."_ *(al-Hijr: 8-9)*

4. Isyarat bahwa langit adalah gelap, 

_"Dan kalau Kami bukakan kepada mereka salah satu pintu langit, lalu mereka terus-menerus naik ke atasnya, tentulah mereka berkata,'Sesungguhnya pandangan kamilah yang dikaburkan, bahkan kami adalah orang yang terkena sihir."_ *(al-Hijr: 14-15)*

5. Kisah Adam a.s. dan iblis, yang mengungkapkan sebuah potret ketaatan dan pembangkangan, yaitu ketaatan para malaikat dalam melaksanakan perintah Allah SWT untuk memberikan sujud penghormatan kepada Adam a.s., sedangkan iblis menolak dan membangkang.

_"Maka apabila Aku telah menyempurnakan (kejadian)nya, dan Aku telah meniupkan roh (ciptaan)-Ku ke dalamnya, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud. Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama, kecuali iblis. Ia enggan ikut bersama-sama para (malaikat) yang sujud itu."_ *(al-Hijr 29-31)*

6. Gambaran tentang keadaan golongan yang sengsara dan neraka, juga gambaran tentang golongan yang berbahagia dan bertakwa serta surga (ayat 42-48).

7. Menghibur hati Rasulullah saw. agar jangan putus asa dan pesimis dengan mengingatkan beliau tentang kisah Nabi Luth a.s., Nabi Syu'aib a.s. dan Nabi Shalih a.s. dengan kaum mereka yang dihancurkan oleh Allah SWT (kisah Nabi Luth a.s. dijelaskan dalam ayat 58-77. Kisah kaum Nabi Syu'aib a.s., yaitu _ashhaabul aikah_ pada *ayat 78-79*. Kisah _ashhaabul hijr,_ yaitu bangsa Tsamud pada *ayat 80-84*).

8. Keterangan tentang nikmat yang dikaruniakan Allah SWT kepada Nabi-Nya berupa penurunan Al-Qur'an *(ayat 87)*, pembinasaan para musuhnya yang mengolok-olok dan mengejek *(ayat 95)*, perintah kepada beliau agar jangan sampai tertipu oleh orang-orang kafir yang diberi kesempatan bersenang-senang dengan kenikmatan duniawi, serta perintah kepada beliau agar bersikap _tawadhu_ terhadap kaum Mukminin *(ayat 97-99).*

Kesimpulannya, surah al-Hijr memuat bukti-bukti petunjuk tauhid, keadaan Kiamat, gambaran orang-orang yang celaka dan orang-orang yang beruntung beberapa kisah nabi, serta penielasan tentang sejumlah karunia Allah SWT kepada Nabi Muhammad saw..====

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login