SEJUMLAH PENGETAHUAN PENTING YANG BERKAITAN DENGAN AL-QUR'AN (10)
SUPLEMEN
Al-Qur'an terdiri atas tiga puluh juz. Surah-surah Al-Quran berjumlah 114 surah.
Ayat-ayatnya berjumlah 6236 menurut ulama Kufah, atau 6666 menurut selain mereka. Ia terdiri atas hal-hal berikut.
- Perintah: 1000
- Larangan: 1000
- Janji: 1000
- Ancaman: 1000
- Kisah dan berita: 1000
- Ibrah dan perumpamaan: 1000
- Halal dan haram: 500
- Doa: 100
- Naasikh dan mansuukh: 66
AL-BAQARAH (17)
FIQIH KEHIDUPAN DAN HUKUM-HUKUM
[SURAH AL-BAQARAH 87 - 96]
SIKAP KAUM YAHUDI TERHADAP PARA RASUL DAN KITAB-KITAB YANG DITURUNKAN ALLAH
Surah al-Baqarah Ayat 87-89
Ini adalah gambaran yang jelas, yang menerangkan pendirian sekelompok manusia terhadap hukum-hukum Tuhan. Siapa pun yang berpaling dari hukum-hukum-Nya, ingkar kepadanya, dan bersikap takabur untuk menerimanya, maka pasti kelak ia akan mendapat adzab dan dijauhkan dari rahmat Allah Ta'ala.
AL-BAQARAH (16)
FIQIH KEHIDUPAN DAN HUKUM-HUKUM
[SURAH AL-BAQARAH 83 - 86]
KAUM YAHUDI MELANGGAR PERJANJIAN
Surah al-Baqarah Ayat 83
Perkara-perkara yang diingatkan Allah kepada Bani Israel dalam ayat ini diperintahkan-Nya pula kepada semua manusia, dan untuk itulah Dia menciptakan mereka. Perkara-perkara tersebut merupakan unsur utama dalam tatanan agama, akhlak, dan kemasyarakatan. Ayat ini menyebutkan secara berurutan dari perkara yang paling penting lebih dulu. Hak Allah Ta'ala disebutkan lebih dulu ketimbang hak manusia karena Dialah yang sebenarnya memberi nikmat, kemudian disebutkan hak ibu bapak karena jasa mereka dalam mendidik anak, kemudian disebutkan kaum kerabat karena penyambungan tali silaturahmi adalah kepada mereka, kemudian disebutkan anak-anak yatim karena keterbatasan kemampuan mereka, lalu disebutkan orang-orang miskin karena kelemahan mereka. Ayat ini mencakup hal-hal berikut.
SEJUMLAH PENGETAHUAN PENTING YANG BERKAITAN DENGAN AL-QUR'AN (9)
G. TASYBIIH, ISTI'AARAH, MAJAAZ, DAN KINAAYAH DALAM AL-QUR'AN
Al-Qur'anul Kariim, yang turun dalam bahasa orang-orang Arab, tidak keluar dari karakter bahasa Arab dalam pemakaian kata: ada kalanya secara haqiiqah (yaitu pemakaian kata dalam makna aslinya), dengan cara majaaz (yaitu pemakaian kata dalam suatu makna lain yang bukan makna asli kata itu karena adanya suatu 'alaaqah (hubungan antara makna asli dan makna lain tersebut), penggunaan tasybiih (yaitu penyerupaan sesuatu atau beberapa hal dengan hal yang lain dalam satu atau beberapa sifat dengan menggunakan huruf kaaf dan sejenisnya, secara eksplisit atau implisit), dan pemakaian isti'aarah (yaitu tasybiih baliigh yang salah satu tharif nya dihapus, dan ilaaqah nya selalu musyaabahah).“
Inspirasi Qur'ani
Halaman 221 dari 248