ALI 'IMRAN (29)
ALI 'IMRAN 96-97
KEDUDUKAN BAITUL HARAM DAN KEWAJIBAN HAJI
[Bagian 2/2]
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Para ulama sepakat bahwa pesan di dalam ayat, (وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ) bersifat umum ditujukan kepada semua manusia, baik laki-laki maupun perempuan, kecuali anak-anak, karena mereka belum masuk kategori mukallaf.
Jika seseorang telah memiliki kemampuan untuk menunaikan ibadah haji, namun terkadang ada sesuatu hal yang menghalangi dirinya untuk menunaikan ibadah haji, seperti jika ia adalah orang yang memiliki utang, lalu orang yang memberinya pinjaman tersebut melarangnya untuk pergi sebelum ia melunasi utangnya, atau ia memiliki keluarga yang wajib ia nafkahi, maka dalam kondisi seperti ini, ia tidak wajib menunaikan ibadah haji sampai ia mampu mencukupi nafkah mereka selama ia tinggal pergi, karena mendahulukan keluarga lebih utama. Imam Ahmad, Abu Dawud dan yang lainnya meriwayatkan dari Ibnu Amr r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda:
ALI 'IMRAN (28)
ALI 'IMRAN 96-97
KEDUDUKAN BAITUL HARAM DAN KEWAJIBAN HAJI
[Bagian 1/2]
*SEBAB TURUNNYA AYAT*
Sebab turunnya ayat (وَمَن كَفَرَ) *Sa'id bin Manshur* meriwayatkan dari *'Ikrimah*, ia berkata, "Ketika turun ayat, (وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ ٱلْإِسْلَـٰمِ دِينًۭا) "barang siapa yang mencari selain Islam sebagai agama" ayat 85 surah Ali 'lmran, kaum Yahudi berkata, "Kami adalah orang-orang Muslim (orang yang tunduk dan pasrah kepada Allah SWT)." Lalu Rasulullah saw. berkata: "Allah SWT telah mewajibkan ibadah haji bagi kaum Muslimin." Lalu mereka berkata, 'Allah SWT tidak mewajibkan ibadah haji kepada kami." Mereka tidak bersedia untuk menunaikan ibadah haji, lalu Allah SWT menurunkan ayat, (وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَـٰلَمِينَ)
ALI 'IMRAN (27)
[ALI 'IMRAN 92 - 95]
ALI 'IMRAN 92
BENTUK SEDEKAH YANG _MABRUURAH_ (YANG BAIK DAN DITERIMA) DAN PAHALA BERSEDEKAH
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat ini menunjukkan dua hal:
1. Berinfak di jalan Allah SWT untuk mencapai hakikat al-Birru adalah dari harta yang paling dicintai dan paling berharga bagi pemiliknya. Pahala sedekah disesuaikan dengan kadar baiknya sesuatu yang disedekahkan. Semakin baik harta yang disedekahkan, maka semakin baik pula pahala yang didapat.
2. Anjuran untuk bersedekah secara sembunyi-sembunyi untuk menghindari munculnya sifat riya' dan agar bisa ikhlas hanya karena Allah SWT semata serta agar terhindar dari masuknya setan ke dalam hati seorang Mukmin Yang saleh.===
ALI 'IMRAN (26)
ALI 'IMRAN 86-91
MACAM-MACAM TIPE ORANG KAFIR DIPANDANG DARI SISI PERTOBATAN
Sebab Turunnya Ayat 86
*An-Nasa'i, Ibnu Hibban dan Al-Hakim* meriwayatkan dari *Ibnu Abbas r.a*., ia berkata:
"Ada seorang laki-laki dari kaum Anshar masuk Islam, kemudian ia murtad kemudian ia merasa menyesal, lalu ia meminta kaumnya untuk menanyakan kepada Rasulullah saw. apakah dirinya masih bisa bertobat?. Lalu turunlah ayat 86 sampai dengan ayat 89 surah Ali 'Imran. Lalu kaumnya pun memberitahukan hal itu kepadanya, lalu ia pun kembali masuk Islam."
Inspirasi Qur'ani
Halaman 190 dari 248