*AL-KAHF (1)*
*TATA CARA MEMUJI ALLAH SWT DAN FUNGSI AL-QUR’AN*
*Surah al-Kahf Ayat 1-8*
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ عَلَىٰ عَبْدِهِ ٱلْكِتَـٰبَ وَلَمْ يَجْعَل لَّهُۥ عِوَجَاۜ ١
_Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Alkitab (Al-Qur`ān), dan Dia tidak mengadakan kebengkokan#1 di dalamnya;_
#1- Maksudnya, tidak ada di dalam Al-Qur`ān itu makna-makna yang berlawanan dan tidak ada penyimpangan dari kebenaran.
قَيِّمًۭا لِّيُنذِرَ بَأْسًۭا شَدِيدًۭا مِّن لَّدُنْهُ وَيُبَشِّرَ ٱلْمُؤْمِنِينَ ٱلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا حَسَنًۭا ٢
_sebagai bimbingan yang lurus untuk memperingatkan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik,_
*SURAH AL-KAHF*
*SURAH AL-KAHF*
*MAKKIYYAH SERATUS SEPULUH AYAT*
*PENAMAAN SURAH*
Surah ini dinamakan surah al-Kahf karena mengandung kisah ajaib dan menakjubkan Ashabul Kahfi pada ayat 9-26 yang menjadi bukti pasti dan nyata atas kekuasaan Allah yang sangat hebat.
Surah al-Kahf merupakan salah satu dari lima surah dalam Al-Qur'an yang dimulai dengan *(ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ)*. Kelima surah tersebut ialah al-Faatihah, al-An'aam, al-Kahf, Saba’ dan Faathir. Kalimat hamdalah tersebut merupakan awal pembicaraan yang menggambarkan penghambaan manusia kepada Allah SWT, pengakuannya terhadap segala nikmat dan kemurahan Allah, pengagungan terhadap Allah Azza wa Jalla, serta pengakuan atas keagungan, kemuliaan dan kesempurnaan Allah SWT.
*AL-ISRAA' (22)*
*BERDOA KEPADA ALLAH DENGAN ASMA’UL HUSNA*
*Surah al-Israa’ Ayat 110-111*
*Sebab Turunnya Ayat:*
*1. Ayat 110*
Diriwayatkan Ibnu Jarir dan Ibnu Mardawaih dari Ibnu Abbas berkata, "Suatu hari Rasulullah saw. shalat dekat ka'bah, dan berdoa kepada Allah SWT dan berkata dalam doanya, "Ya Allah, Ya Rahman" maka orang musyrik berkata, "Lihatlah kepada orang saleh ini [Shabi’]. Ia melarang kami berdoa kepada dua tuhan, tetapi dia berdoa kepada dua tuhan (Allah dan Rahman)" maka Allah menurunkan ayat *(قُلِ ٱدْعُوا۟ ٱللَّهَ أَوِ ٱدْعُوا۟ ٱلرَّحْمَـٰنَ ۖ)*
*AL-ISRAA' (21)*
*SEMBILAN MUKJIZAT YANG DITURUNKAN KEPADA MUSA DAN SIFAT DITURUNKANNYA AL-QUR’AN*
*Surah al-Israa' Ayat 101-109*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat-ayat di atas menjelaskan hal-hal berikut.
1. Allah mendukung Nabi Musa dengan beberapa mukjizat atau sembilan mukjizat, sebagaimana disebutkan oleh ayat di sini. Berdasarkan penjelasan di dalam ayat-ayat lainnya, mukjizat Nabi Musa berjumlah enam belas, sebagaimana telah kami jelaskan dalam tafsir ayat ini. Kami memilih pendapat yang dipilih oleh ar-Razi dan yang lainnya bahwa ayat-ayat tersebut ialah ayat-ayat kitab dan hukum.
Pengalihan pertanyaan kepada Bani Isra’il tentang tanda-tanda ini sebagai pertanyaan dan penetapan agar orang-orang Yahudi mengetahui kebenaran apa yang disampaikan oleh Muhammad saw..
Inspirasi Qur'ani
Halaman 57 dari 248