*ALI 'IMRAN (18)*
*ALI 'IMRAN 59-63*
*BANTAHAN TERHADAP ANGGAPAN BAHWA ISA ADALAH TUHAN DAN _AL-MUBAAHALAH_*
*Sebab Turunnya Ayat*
Para ulama tafsir menjelaskan, bahwa utusan kaum Nasrani Najran berkata kepada Rasulullah saw., "Kenapa kamu telah berani mencaci dan menghina Isa." Lalu beliau berkata, "Memang, apa yang telah aku katakan?" Mereka berkata, "Kamu telah mengatakan bahwa Isa adalah seorang hamba." Beliau berkata, "Benar, sesungguhnya Isa adalah hamba Allah SWT utusan-Nya dan kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam al-Adzraa' al-Batuul (wanita yang masih perawan)." Mendengar hal tersebut, mereka langsung marah dan berkata,"Apakah kamu pernah melihat seorang pun yang dilahirkan tanpa ayah? Jika kamu memang orang yang benar, maka beritahukan kepada kami misalnya atau sepadannya." Lalu Allah SWT menurunkan ayat ini.
*ALI 'IMRAN (17)*
*ALI 'IMRAN 52-58*
*KISAH NABI ISA DENGAN KAUMNYA YANG BERIMAN DAN YANG KAFIR*
*Sebab Turunnya Ayat 58*
*Ibnu Abi Hatim* meriwayatkan dari *Hasan al-Bashri*, ia berkata, "Suatu ketika, Rasulullah saw datang kepada dua pendeta Najran, lalu salah satunya berkata kepada beliau, "Siapakah bapak Isa?" Namun, Rasulullah saw. tidak tergesa-gesa untuk langsung menjawabnya, hingga beliau meminta jawabannya terlebih dahulu kepada Allah SWT, lalu turunlah kepada beliau ayat 58-60 dari surah Ali 'Imran ini." Di dalam pembahasan sebab turunnya ayat 59 dan 60, akan dibahas tentang penjelasan riwayat-riwayat lainnya.
*ALI 'IMRAN (16)*
*ALI 'IMRAN 45-51*
*KISAH NABI ISA A.S.*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat-ayat ini menjelaskan tentang sebuah berita gembira yang disampaikan oleh malaikat kepada bunda Maryam a.s., yaitu bahwa akan dilahirkan dari dirinya seorang putra yang agung dan memiliki perkara yang besar. Wujud putra tersebut adalah dengan kata dari Allah SWT yaitu, _"kun fayakuunu."_ (jadilah! maka jadilah sesuatu itu). Nama putra tersebut adalah Al-Masih, ia akan menjadi orang terkenal yang diketahui oleh setiap Mukmin.
*ALI 'IMRAN (15)*
*ALI 'IMRAN 42-44*
*KISAH MARYAM*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat ini mengandung penjelasan tentang dimuliakannya sayyidah Maryam a.s. atas kaum wanita seluruh alam menurut pendapat az-Zajjaj dan yang lainnya. Namun, menurut kebanyakan ulama tafsir, ayat ini menunjukkan bahwa sayyidah Maryam a.s. dimuliakan atas seluruh kaum wanita yang semasa dengannya. Di dalam ayat, kata _al-Ishthifaa'_ (pemilihan) disebut sebanyak dua kali, karena memang keduanya memiliki maksud yang berbeda. _Al-Ishthifaa'_ pertama adalah untuk beribadah kepada Allah SWT, sedangkan yang kedua adalah untuk melahirkan Nabi Isa a.s..
*Imam Muslim dan al-Jamaa'ah* kecuali Abu Dawud meriwayatkan dari Abu Musa r.a., ia berkata, *"Rasulullah saw bersabda:*
Halaman 150 dari 186