SURAH ALI 'IMRAN 33-37

ALI 'IMRAN (12)

ALI 'IMRAN 33-37

PENYELEKSIAN DAN PEMULIAAN PARA NABI, KISAH ISTRI 'IMRAN YANG MENADZARKAN JANIN DI PERUTNYA UNTUK BERIBADAH KEPADA ALLAH SWT

FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM

Orang-orang musyrik dan Ahli Kitab mengingkari kebenaran akan kenabian Rasulullah saw. hanya karena beliau adalah manusia biasa seperti mereka dan karena beliau tidak berasal dari kaum bani Israel. Lalu Allah SWT menyanggah pengingkaran mereka ini seperti berikut, sesungguhnya Allah SWT memilih dan memuliakan Adam bapak manusia, Nuh bapak manusia kedua. Dari keturunan Adam dan Nuh, Allah SWT memilih dan memuliakan keluarga lbrahim. Dari keluarga dan keturunan Ibrahim, Allah SWT memilih dan memuliakan keluarga 'Imran.

Keluarga 'Imran berasal dari keturunan bani Israel, cucu Ibrahim. Jika hak memilih dan memuliakan adalah mutlak milik Allah SWT maka Dia juga memilih dan mengangkat seorang Nabi dari kalangan bangsa Arab yang juga merupakan keturunan Isma'il putra Ibrahim a.s..

Kisah ini merupakan sebuah pengukuhan terhadap kebenaran akan kenabian Muhammad saw. penyanggahan terhadap kesesatan Ahli Kitab yang memiliki anggapan bahwa jabatan kenabian hanya diberikan kepada bani Israel serta penyanggahan terhadap kesesatan orang-orang musyrik yang memiliki anggapan bahwa seorang Nabi berasal dari selain jenis manusia. Sehingga mereka tidak mengakui kenabian Nabi Muhammad saw. karena beliau tidak lain adalah juga seorang manusia dari jenis yang sama dengan jenis yang kepada jenis itu Nabi diutus.

Kisah ini juga mengandung penegasan bahwa Isa a.s. adalah seorang Nabi, karena ibundanya dilahirkan oleh seorang ibu yang mandul dan sudah tua yang tidak sesuai dengan kebiasaan yang berlaku. Ibundanya juga diterima sebagai orang yang berkhidmah di Baitul Maqdis agar sirahnya yang suci menjadi sebuah petunjuk bahwa putra yang
dilahirkannya adalah berasal dari ruh ciptaan Allah SWT dan kalimat-Nya yang diberikan kepada Maryam.

Ayat (وَإِنِّى سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ) "dan saya memberinya nama Maryam" menunjukkan bolehnya memberi nama bayi ketika baru dilahirkan dan ini masuk kategori syar'u man qablanaa (syari'at umat terdahulu sebelum umat Islam). Hal ini dikuatkan oleh hadits yang diriwayatkan oleh *Imam Bukhari dan Muslim* dari *Rasulullah saw*. bahwa beliau bersabda:

وُلِدَ لِيَ اللَّيْلَةَ غُلاَمٌ، فَسَمَّيْتُهُ بِاسْمِ أَبِي إِبْرَاهِيمَ

_"Malam ini anakku yang berkelamin laki-laki dilahirkan, lalu aku memberinya nama nama bapakku, yaitu Ibrahim."_ *(HR. Muslim No. 2315, HR. Al-Bukhari No. 6191)*

Di antara pengaruh doa istri 'Imran yang diperkenankan oleh Allah SWT yang mengandung permohonan agar Allah SWT menjaga bayi dan keturunannya kelak dari gangguan setan adalah terlindunginya Nabi Isa a.s. dari bujukan dan gangguan setan, seperti halnya Allah SWT juga menjaga para Nabi yang lainnya dari bisikan setan dan kekuasaan setan. Berapa banyak usaha-usaha yang dilakukan setan untuk menggoda dan menjerumuskan para Nabi dan para wali (kekasih) Allah SWT ke dalam jurang kesesatan dan kerusakan. Namun, meskipun begitu, Allah SWT tetap menjaga dan melindungi mereka semua dari semua itu. *Allah SWT berfirman:*

_"Sesungguhnya kamu (iblk) tidak kuasa atas hamba-hamba-Ku, kecuali mereka yang mengikutimu, yaitu orang yang sesat."_ *(Al-Hijr: 42)*

_"Sesungguhnya (terhadap) hamba-hamba-Ku, Engkau (iblis) tidaklah dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhan-mu sebagai Penjaga"._ (al-Israa' : 65)

Ditemukannya rezeki yang tidak lumrah dan melimpah di samping Maryam merupakan salah satu bentuk karamah para wali (kekasih Allah SWT) seperti yang dijelaskan oleh Ibnu Katsir.===

Tafsir Al Munir

KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login