AL-AN'AAM (48)
AL-AN'AAM: 159
AKIBAT PERBEDAAN DALAM AGAMA
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Syari'ah Allah adalah satu dan tidak terbagi-bagi. Oleh karena itu, tidak boleh hanya mengambil sebagian, meninggalkan sebagian yang lain, dan tidak memberlakukan suatu hukum atau menganggap tidak sesuai dengan masa kini. Barangsiapa yang meyakini hal itu, dia kafir. _Perpecahan dalam agama, bid'ah, mengikuti syubhat-syubhat, dan syahwat-syahwat adalah bahaya dan dosa yang besar serta kesesatan yang nyata._ Umat Islam tidak lain kecuali harus bersatu, menyatukan pendapatnya, dan waspada dari ketergelinciran pada jurang-jurang bid'ah yang dilarang oleh Allah dan rasul-Nya, baik dalam ibadah, akhlak, maupun hukum, jika hukum Allah sudah ditinggalkan, mulailah terjadi pelepasan diri dari sebagian hukum-hukum-Nya secara berangsur-angsur sehingga menjadi terasing dari kehidupan. Bahkan, sampai pada tahap membagi-bagi dan memilihi-milih teks Al-Qur’an. Sebagian dari teks-teks Al-Qur’an tidak dibaca.
AL-AN'AAM (47)
AL-AN'AAM: 158
ANCAMAN TERAKHIR KEPADA ORANG-ORANG KAFIR DENGAN SIKSA YANG BURUK
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat ini menunjukkan tiga hal.
_Pertama_, bahwa tidak ada harapan atas keimanan orang-orang kafir yang menentang karena mereka terus-menerus dalam pendustaan ayat-ayat Allah.
AL-AN'AAM (46)
AL-AN'AAM: 154-157
SEBAB PENURUNAN TAURAT DAN AL-QUR’AN
ثُمَّ ءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَـٰبَ تَمَامًا عَلَى ٱلَّذِىٓ أَحْسَنَ وَتَفْصِيلًۭا لِّكُلِّ شَىْءٍۢ وَهُدًۭى وَرَحْمَةًۭ لَّعَلَّهُم بِلِقَآءِ رَبِّهِمْ يُؤْمِنُونَ ١٥٤
*Artinya:* _Kemudian Kami telah memberikan Alkitab (Taurat) kepada Musa untuk menyempurnakan (nikmat Kami) kepada orang yang berbuat kebaikan, dan untuk menjelaskan segala sesuatu dan sebagai petunjuk dan rahmat agar mereka beriman (bahwa) mereka akan menemui Tuhan mereka._
وَهَـٰذَا كِتَـٰبٌ أَنزَلْنَـٰهُ مُبَارَكٌۭ فَٱتَّبِعُوهُ وَٱتَّقُوا۟ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ ١٥٥
*Artinya:* _Dan Al-Qur`ān itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkahi, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat,_
أَن تَقُولُوٓا۟ إِنَّمَآ أُنزِلَ ٱلْكِتَـٰبُ عَلَىٰ طَآئِفَتَيْنِ مِن قَبْلِنَا وَإِن كُنَّا عَن دِرَاسَتِهِمْ لَغَـٰفِلِينَ ١٥٦
*Artinya:* _(Kami turunkan Al-Qur`ān itu) agar kamu (tidak) mengatakan, "Bahwa kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan1# saja sebelum kami, dan sesungguhnya kami tidak memperhatikan apa yang mereka baca"2#._
AL-AN'AAM (45)
AL-AN'AAM: 151-153
SEPULUH HAL YANG DIHARAMKAN ATAU SEPULUH WASIAT
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat ini adalah perintah dari Allah kepada Nabi-Nya agar menyeru semua makhluk untuk mendengar perkara yang diharamkan Allah. Setelah itu, para ulama yang harus menyampaikan kepada manusia dan menjelaskan kepada mereka apa yang diharamkan Allah dan apa yang dihalalkan. *Allah SWT berfirman:*
_“Hendaklah kamu benar-benar menerangkannya (isi Kitab itu) kepada manusia, dan janganlah kamu menyembunyikannya."_ *(Aali Imraan: 187)*
Halaman 96 dari 186