YUUNUS (16)
Surah Yuunus: 31-33
PENETAPAN TAUHID _ULUHIYYAH_ MELALUI TAUHID _RUBUBIYAH_ BAGI ORANG-ORANG MUSYRIK
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ini adalah sebuah dialog rasional dan _confidently_ bersama orang-orang musyrik bahwa mereka ketika ditanya tentang yang memberi mereka rezeki, yang menciptakan, yang menghidupkan, yang mematikan, yang mengatur alam ini, tak ada jawaban bagi mereka kecuali mengakui bahwa Dia-lah Allah SWT Tuhan semesta alam ini.
Pengakuan ini disampaikan secara terus terang oleh mereka akan tauhid _rububiyah_, namun kenapa mereka tidak mengakui tauhid _uluhiyah_, melainkan mereka menyekutukan penyembahan mereka kepada Allah dengan tuhan selain Dia?! Padahal logika menuntut kesamaan antara dua hal yaitu pengakuan tauhid _rububiyah_ dan _uluhiyah_, makanya ayat ini merupakan dalil atas penetapan dua tauhid tersebut.
YUUNUS (15)
Surah Yuunus Ayat 28-3O
PENGUMPULAN MAKHLUK ALLAH DAN LEPAS TANGANNYA SESEMBAHAN KAUM MUSYRIKIN DARI PENYEMBAHAN MEREKA
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat ini menunjukkan hal-hal berikut:
1. _Al-Hasyr_ [yaitu dikumpulkannya semua makhluk pada satu tempat di Padang Mahsyar] merupakan hal yang pasti adanya di hari Kiamat nanti.
2. Terputusnya sama sekali hubungan antara para sekutu dan orang-orang yang menyekutukan Allah dengannya pada hari Kiamat.
YUUNUS (14)
Surah Yuunus Ayat 25-27
SERUAN MENUJU SURGA, KONDISI ORANG-ORANG YANG BERBUAT BAIK DAN BERBUAT JAHAT DI AKHIRAT
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat ini jelas mengajak dan menyerukan kepada kebahagian abadi dan kekekalan di dalam surga melalui iman dan amal saleh. Dan itu dengan menjelaskan jalan dan kumandangan bahwa Allah tidak menyerukan kalian untuk mengumpulkan segala apa pun yang berbau duniawi, melainkan menyerukan kalian untuk taat kepada-Nya, taat kepada
hukum-hukum-Nya, agar kalian masuk ke dalam Daarussalam yang tak lain adalah surga. Qatadah dan al-Hasan berkata, 'As-Salam adalah Allah, dan rumah-Nya adalah surga.
YUUNUS (13)
Surah Yuunus Ayat 24
KEHIDUPAN DUNIA MUDAH SIRNA DAN TIDAK ABADI
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat ini menjelaskan bahwa kehidupan dunia ini cepat sirna dan berakhirnya, sesungguhnya kehidupan manusia dan binatang ternak bersandar pada hasil bumi, manusia itu sangat lemah dan sangat tidak kuasa di hadapan kekuasaan Allah SWT kehendak dan perintah Allah SWT pada sesuatu seperti adzab dan kehancuran pasti terjadinya.
Sesungguhnya Allah SWT menjelaskan ayat-ayat tanda kekuasaan-Nya dan berbagai perumpamaan bagi orang yang menggunakan akal dan pikirannya, dan akhir dari kehidupan dunia ini sama seperti akhir dari tumbuh-tumbuhan ini dimana berbagai harapan dan angan-angan bergantung padanya, ketika harapan itu semakin besar untuk mendapatkan manfaat, timbul disitu kegagalan.
Inspirasi Qur'ani
Halaman 99 dari 248