SURAH YUUNUS: 18

YUUNUS (9)

SURAH YUUNUS: 18

PENYEMBAHAN BERHALA DAN KLAIM (DOGMA) SYAFAATNYA

وَيَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنفَعُهُمْ وَيَقُولُونَ هَـٰٓؤُلَآءِ شُفَعَـٰٓؤُنَا عِندَ ٱللَّهِ ۚ قُلْ أَتُنَبِّـُٔونَ ٱللَّهَ بِمَا لَا يَعْلَمُ فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَلَا فِى ٱلْأَرْضِ ۚ سُبْحَـٰنَهُۥ وَتَعَـٰلَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ ١٨

*Artinya*: _Dan mereka menyembah selain dari Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudaratan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan dan mereka berkata, "Mereka itu adalah pemberi syafaat kepada kami di sisi Allah". Katakanlah, "Apakah kamu mengabarkan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya, baik di langit maupun tidak (pula) di bumi?" 1# Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dan apa yang mereka mempersekutukan (itu)._
1# Kalimat ini adalah ejekan terhadap orang-orang yang menyembah berhala yang menyangka bahwa berhala-berhala itu dapat memberi syafaat di sisi Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā .

*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*

Ayat ini menunjukkan hal berikut.

1. Orang-orang musyrik menyembah berhala bersama pengakuan mereka bahwa Tuhan Pencipta adalah Allah SWT dengan alasan dua hal: Keyakinan mereka bahwa berhala-berhala itu mempunyai kekuatan untuk mendatangkan kemudharatan dan manfaat dan berhala-berhala itu mempunyai syafaat bagi mereka di sisi Allah dalam urusan dunia dan akhirat. Merupakan puncak kebodohan mereka dimana mereka menantikan syafaat di masa mendatang dari sesuatu yang tidak bisa mendatangkan manfaat dan kemudharatan di saat sekarang ini, dan mereka tidak mau menyembah Yang Maha Pencipta Yang Kuasa mendatangkan kemudharatan dan manfaat.

2. Penyembahan orang-orang musyrik kepada berhala dan menjadikannya sebagai sekutu bagi Allah sebagai bentuk mengada-ada keberadaannya atas Aliah yang sebetulnya tidak ada sama sekali sekutu itu baik di langit maupun di bumi; karena sesungguhnya Allah tidak mengetahui satu sekutu pun bagi diri-Nya baik di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia tidak memiliki sekutu, makanya Dia tidak mengetahuinya dan jika sekutu itu ada Allah SWT mengetahuinya, dan karena sekutu-sekutu itu tidak diketahui oleh Allah SWT, sekutu itu memang pasti tidak ada.

3. Firman Allah SWT (سُبْحَـٰنَهُۥ وَتَعَـٰلَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ) menunjukkan bahwa Dia Mahaagung dari Dia memiliki sekutu.

Az-Zamakhsyari berkata tentang kata bahwa huruf maa adalah huruf penyambung dan _masdhar_ maknanya dari sekutu-sekutu yang mereka sekutukan dengan Allah dan dari penyekutuan mereka.

4. Ayat ini menetapkan kesalahan penyekutuan dalam _uluhuhiyah_ yaitu penyembahan kepada selain Allah secara mutlak, dan kesalahan penyekutuan dalam _rububiyah_ yaitu pengakuan adanya perantara dan penciptaan dan pengendalian alam ini yang harus di sembah atau bahwa peraara itu mempunyai syafaat di sisi Allah.====

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 
 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login