YUUNUS (37)
Surah Yuunus Ayat 101-103
KEWAJIBAN MERENUNG DAN BERPIKIR SERTA PERINGATAN JIKA MELALAIKANYA
قُلِ ٱنظُرُوا۟ مَاذَا فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَمَا تُغْنِى ٱلْـَٔايَـٰتُ وَٱلنُّذُرُ عَن قَوْمٍۢ لَّا يُؤْمِنُونَ ١٠١
*Artinya*: _Katakanlah, "Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. Tidaklah bermanfaat tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman"._
فَهَلْ يَنتَظِرُونَ إِلَّا مِثْلَ أَيَّامِ ٱلَّذِينَ خَلَوْا۟ مِن قَبْلِهِمْ ۚ قُلْ فَٱنتَظِرُوٓا۟ إِنِّى مَعَكُم مِّنَ ٱلْمُنتَظِرِينَ ١٠٢
*Artinya*: _Mereka tidak menunggu-nunggu kecuali (kejadian-kejadian) yang sama dengan kejadian-kejadian (yang menimpa) orang-orang yang telah terdahulu sebelum mereka. Katakanlah, "Maka tunggulah, sesungguhnya aku pun termasuk orang-orang yang menunggu bersama kamu"._
YUUNUS (36)
Surah Yuunus Ayat 98-100
KISAH YUNUS A.S. BERSAMA KAUMNYA
*Sekilas Sejarah*
Nama *Nabi Yunus a.s*. disebut sebanyak empat kali di dalam Al-Qur’an dengan jelas, yaitu surah *an-Nisaa': 163, al-An'aam: 86, Yunus: 98, dan as-Saffat: 139*. Dan dua kali disebutkan dengan sifatnya saja, yaitu pada surah al-Anbiya: 87 (وَذَا ٱلنُّونِ إِذ ذَّهَبَ مُغَـٰضِبًۭا فَظَنَّ) _"Dan (ingatlah kisah) Zun Nuun (Yunus) ketika dia pergi dalam keadaan marah"_ dan surah al-Qalam: 48 (فَٱصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلَا تَكُن كَصَاحِبِ ٱلْحُوتِ إِذْ نَادَىٰ وَهُوَ مَكْظُومٌۭ) _"Maka bersabarlah engkau (Muhammad] terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah engkau seperti (Yunus) orang yang berada dalam (perut) ikan ketika dia berdoa dengan hati sedih."_
YUUNUS (35)
Surah Yuunus Ayat 94-97
PENEGASAN KEBENARAN AL-QUR’AN TENTANG FIRMAN, JANJI DAN ANCAMAN-NYA
فَإِن كُنتَ فِى شَكٍّۢ مِّمَّآ أَنزَلْنَآ إِلَيْكَ فَسْـَٔلِ ٱلَّذِينَ يَقْرَءُونَ ٱلْكِتَـٰبَ مِن قَبْلِكَ ۚ لَقَدْ جَآءَكَ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّكَ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلْمُمْتَرِينَ ٩٤
*Artinya*: _Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhan-mu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu._
وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَـٰتِ ٱللَّهِ فَتَكُونَ مِنَ ٱلْخَـٰسِرِينَ ٩٥
*Artinya*: _Dan sekali-kali janganlah kamu termasuk orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang merugi._
YUUNUS (34)
Surah Yuunus Ayat 90-93
BAGIAN KELIMA: DITENGGELAMKANNYA FIR’AUN DAN BALATENTARANYA DAN DISELAMATKANNYA BANI ISRAIL
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat ini mengandung beberapa hukum berikut ini.
1. Terkadang Allah SWT menolong orang-orang lemah dan tertindas atas orang-orang yang bersikap keras dan kasar, sebagaimana Allah SWT telah menolong Musa dan saudaranya Harun karena kelemahan keduanya atas Fir'aun yang zalim dan bala tentaranya yang bersikap kasar, dimana negara mereka saat itu merupakan negara super power di zamannya.
2. Iman keputusasaan tidak berguna karena dia terjadi pada waktu terpaksa dan tidak ada lagi unsur pilihan serta telah habisnya waktu taklif, maka Allah SWT tidak menerima pernyataan keimanan Fir'aun ketika dia akan tenggelam dengan tiga arti yang saling menguatkan satu sama lainnya.
Halaman 51 dari 186