HUD (27)
Surah Huud Ayat 12O-123
MANFAAT AMALIYAH DARI KISAH-KISAH NABI DAN PERINTAH BERIBADAH SERTA BERTAWAKAL KEPADA ALLLAH SWT
وَكُلًّۭا نَّقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنۢبَآءِ ٱلرُّسُلِ مَا نُثَبِّتُ بِهِۦ فُؤَادَكَ ۚ وَجَآءَكَ فِى هَـٰذِهِ ٱلْحَقُّ وَمَوْعِظَةٌۭ وَذِكْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ ١٢٠
*Artinya*: _Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu dan dalam surah ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman._
وَقُل لِّلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ ٱعْمَلُوا۟ عَلَىٰ مَكَانَتِكُمْ إِنَّا عَـٰمِلُونَ ١٢١
*Artinya*: _Dan katakanlah kepada orang-orang yang tidak beriman, "Berbuatlah menurut kemampuanmu; sesungguhnya Kami-pun berbuat (pula)"._
وَٱنتَظِرُوٓا۟ إِنَّا مُنتَظِرُونَ ١٢٢
*Artinya*: _Dan tunggulah (akibat perbuatanmu); sesungguhnya kami pun menunggu (pula)"._
وَلِلَّهِ غَيْبُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَإِلَيْهِ يُرْجَعُ ٱلْأَمْرُ كُلُّهُۥ فَٱعْبُدْهُ وَتَوَكَّلْ عَلَيْهِ ۚ وَمَا رَبُّكَ بِغَـٰفِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ ١٢٣
*Artinya*: _Dan kepunyaan Allah-lah apa yang gaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya-lah dikembalikan urusan-urusan semuanya, maka sembahlah Dia dan bertawakallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Tuhan-mu tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan._
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat-ayat ini menunj ukkan hal-hal berikut:
1. Penyebutan kisah para nabi dan semua kesulitan yang mereka alami dalam berdakwah merupakan sebuah _tasliyyah_ (hiburan) bagi Nabi saw. dan pemantap hati dalam melaksanakan tugas risalah, juga agar nabi bersabar terhadap siksaan yang menimpanya. Di kisah-kisah tersebut juga terkandung penjelasan tentang kebenaran dan keyakinan, nasihat, pelajaran dan peringatan bagi bagi orang-orang yang beriman.
_Mau'izhah_ adalah nasihat yang diambil dari kehancuran umat-umat terdahulu. _Adz-Dzikraa_ adalah peringatan bagi orang yang beriman dari semua yang diturunkan kepada orang yang binasa sehingga mereka bertobat. Dikhususkan penyebutan bagi orang yang beriman karena hanya mereka yang dapat menerima nasihat jika mereka mendengar kisah para nabi.
2. Di dalam kisah para nabi juga terdapat ancaman bagi orang-orang kafir atas perbuatan mereka dan anjuran bagi mereka untuk berbuat kejahatan semampu mereka terhadap diri Rasulullah saw karena hal tersebut tidak akan berpengaruh sedikit pun.
3. Mengetahui suatu yang gaib dan menyaksikan semua yang ada di langit dan di bumi, pada masa sekarang, masa lalu dan yang akan datang merupakan kekhususan Allah SWT.
4. Tempat kembali di akhirat kelak hanya kepada Allah SWT dan tidak ada perkara apa pun bagi makhluk kecuali dengan izin-Nya.
5. Kewajiban beribadah dengan ikhlas hanya kepada Allah semata dan kewajiban bertawakal kepada Allah dalam semua perkara. Maksudnya berlindung, berpegang teguh, dan menyerahkan semua perkara hanya kepada-Nya.
6. Allah SWT Maha Mengetahui semua keadaan hamba-hamba-Nya, juga perkataan dan perbuatan mereka. Allah akan membalas semua sesuai dengan amalnya ma-sing-masing. Allah SWT juga tidak akan menelantarkan ketaatan hamba-Nya dan tidak akan lengah dari keadaan orang yang kafir dan ingkar. Balasan mereka semua dengan didatangkan pada hari Kiamat dan mereka akan dihisab dari amalan yang terkecil hingga yang terbesar sehingga pada akhirnya hanya terdapat dua golongan, yaitu golongan yang masuk surga dan golongan yang masuk neraka.===
*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026
