AT-TAUBAH (51)
SURAH AT-TAUBAH: 128-129
SIFAT-SIFAT NABI SAW. YANG SANGAT MENCINTAI UMATNYA
TAFSIR DAN PENJELASAN
Allah SWT memberi karunia kepada orang-orang Mukmin dengan yang diutus-Nya kepada mereka seorang rasul dari diri mereka atau dari golongan dan keturunan serta bahasa mereka. Telah datang kepada kalian wahai bangsa Arab seorang rasul dari keturunan dan bahasa kalian, sebagaimana yang difirmankan Allah SWT,
_“Dialah yang mengutus seorang Rasul kepada kaum yang buta huruf dari kalangan mereka sendiri."_ *(al-Jumu'ah: 2)*
Dan difirmankan juga,
_"Sungguh, Allah telah memberi karunia kepada orang-orang beriman ketika (Allah) mengutus seorang Rasul (Muhammad) di tengah-tengah mereka dari kalangan mereka sendiri"_ *(Ali 'Imraan: 164)*
Allah SWT menjelaskan Rasul ini dengan lima sifat.
_Pertama,_ firman-Nya (مِّنْ أَنفُسِكُمْ) yaitu dari bangsa Arab, dan tujuannya adalah untuk menumbuhkan keinginan bangsa Arab untuk menolong beliau. Ibnu Abbas berkata, ‘Tak ada satu kabilah pun dari bangsa Arab kecuali semuanya telah melahirkan Nabi saw. baik suku Mudharnya, atau Rabii'nya atau Yamannya, yaitu nasab beliau terpecah kepada semua kabilah bangsa Arab.”
_Kedua,_ (عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ) maksudnya adalah kesusahan kalian menghadapi apa yang tidak kalian inginkan di dunia dan di akhirat; hal itu karena dia adalah dari kalian, merasa sedih dengan kesedihan kalian dan merasa gembira dengan kegembiraan kalian.
_Ketiga,_ (حَرِيصٌ عَلَيْكُم) maksudnya adalah sangat menginginkan menyampaikan hidayah kepada kalian dan menyampaikan segala kebaikan kepada kalian di dunia dan akhirat.
_Keempat_ dan _kelima,_ (بِٱلْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌۭ رَّحِيمٌۭ) Ibnu Abbas berkata, “Allah SWT telah menamakan beliau dengan dua nama dari nama-nama-Nya yang mulia.”
Apabila mereka berpaling yaitu apabila orang-orang musyrik dan munafik berpaling dari kamu dan dari beriman dengan risalah kamu dan mengikuti syari’at kamu, katakanlah (حَسْبِىَ ٱللَّهُ) Cukuplah Allah bagiku dalam menolong aku dari para musuh.
(لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ِۖ) tidak ada Ilah selain Dia atau tidak ada yang disembah selain Dia, aku memohon dan tunduk kepada-Nya. (عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ) Hanya kepada-Nya aku bertawakal atau hanya kepada-Nya aku serahkan segala urusanku, dan aku tidak akan bertawakal kecuali kepadaNya.
(وَهُوَ رَبُّ ٱلْعَرْشِ ٱلْعَظِيمِ) dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arasy yang agung, Arasy adalah Atap semua alam ciptaan yang di langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, dan dipilih Arasy untuk disebut karena dia sebagai makhluk yang paling agung. Apabila dia sebutkan, yang lain yang di bawah dia akan turut disebutkan juga, dan di atas Arasy itu berada pengendalian segala perkara makhluk Allah SWT sebagaimana firman Allah SWT,
_“Kemudian Dia bersemayam di atas Arasy (singgasana) untuk mengatur segala urusan."_ *(Yuunus: 3)*
Abu Dawud meriwayatkan dari Abu Dardaa' berkata, "Barangsiapa yang apabila di waktu pagi dan di waktu sore membaca:
( حَسْبِىَ ٱللَّهُ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ وَهُوَ رَبُّ ٱلْعَرْشِ ٱلْعَظِيمِ)
sebanyak tujuh kali, Allah SWT akan mencukupkan apa yang terdetik dirinya, baik hal itu dia jujur dengan hal tersebut atau tidak.”
An-Naqqaasy bercerita dari Ubay bin Ka'ab bahwa dia berkata Al-Qur'an yang paling dekat masanya dengan Allah SWT dua ayat ini (لَقَدْ جَآءَكُمْ رَسُولٌۭ مِّنْ أَنفُسِكُمْ ) sampai akhir surah ini.
Para sahabat Rasulullah saw. telah sepakat ketika menghimpun ayat-ayat Al-Qur'an untuk meletakkan dua ayat ini pada akhir surah At-Taubah. Imam Ahmad dan Bukhari serta Tirmidzi dan lainnya meriwayatkan dari Zaid bin Tsabit pada saat menghimpun Al-Qur'an dan menulisnya pada zaman kekhalifahan Abu Bakar bahwa dia berkata, "Sampai aku mendapatkan dua ayat dari surah at-Taubah pada Khuzaimah al-Anshari, aku tidak mendapatkan kedua ayat ini pada selain dia (لَقَدْ جَآءَكُمْ رَسُولٌۭ مِّنْ أَنفُسِكُمْ ) sampai akhirnya. Yaitu bahwa dia tidak mendapat kedua ayat ini tertulis pada selain Khuzaimah, walaupun kedua ayat ini dihafalnya dan juga orang-orang selain dia, sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Hajar.
Ibnu Jarir dan Ibnu Mundzir meriwayatkan bahwa ada seseorang dari Anshar datang membawa dua ayat ini kepada Umar. Umar berkata, "Aku tidak meminta kepadamu selamanya keterangan atas ayat ini, dan begitulah dahulu Rasulullah saw. membacanya."
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat-ayat ini menunjukkan dua hal berikut ini.
1. Lima sifat yang dimiliki Nabi saw. mengajak bangsa Arab untuk menerima dakwah beliau dan mengemban beban risalah beliau menjalankan taklif-taklif yang diperintahkan bersama beliau. Karena beliau dari mereka dan dari keturunan mereka. Beliau sangat berkeinginan agar mereka dapat hidayah dan amat belas kasihan lagi penyayang terhadap mereka.
2. Jika manusia menolak dakwah Nabi saw., beliau akan meminta pertolongan kepada Allah Yang Mahasempurna dan cukup beliau kembali kepada-Nya dalam berdoa, beribadah, meminta dan memohon, karena Allah SWT adalah Ilah Yang memiliki Arasy yang Agung, seluruh manusia berada bawah Arasy dengan kekuasaan Allah SWT Yang Maha Mengetahui segala sesuatu dan Maha Berkehendak atas sesuatu, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026
