SURAH AL-A'RAAF: 33

AL-A'RAAF (10)

AL-A'RAAF: 33

POKOK-POKOK YANG DIHARAMKAN PADA MANUSIA

قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبِّىَ ٱلْفَوَٰحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَٱلْإِثْمَ وَٱلْبَغْىَ بِغَيْرِ ٱلْحَقِّ وَأَن تُشْرِكُوا۟ بِٱللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِۦ سُلْطَـٰنًۭا وَأَن تَقُولُوا۟ عَلَى ٱللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ ٣٣

*Artinya:* _“Katakanlah (Muhammad), ‘Tuhanku hanya mengharamkan segala perbuatan keji yang terlihat dan yang tersembunyi, perbuatan dosa, perbuatan zalim tanpa alasan yang benar, dan (mengharamkan) kamu mempersekutukan Allah dengan sesuatu, sedangkan dia tidak menurunkan alasan untuk itu, dan (mengharamkan) kamu membicarakan tentang Allah apa yang tidak kamu ketahui!”_

*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*

Ayat ini, sebagaimana telah jelas dari penafsirannya, menunjukkan pengharaman pokok-pokok perbuatan-perbuatan yang diharamkan. Ini mencakup penyimpangan aqidah (menyekutukan Allah), menghantam syari'ah (berkata, tentang agama Allah tanpa ilmu dan pengetahuan), dan kejahatan terhadap akal (pengharaman dosa). Ini terjadi pada semua maksiat dan juga khamr (menurut bahasa). Dengan dalil ucapan syair.

شَرِبْتُ الْإِثْمَ حَتَّى ضَاعَ عَقْلِي ... كَذَا الْإِثْمُ يُضِيعُ الْعُقُولَا

_“Aku minum dosa (khamr) sehingga hilanglah akalku. Demikianlah, dosa menghilangkan akal.”_

(الْإِثْمُ) sebagaimana yang dikatakan *Hasan al-Bashri* adalah _khamr_. *Al-Jauhari* dalam _ash-Shihah_ berkata, "Kadang-kadang _khamr_ dinamakan _al-Itsmu._ Selanjutnya, kejahatan tehadap nasab (zina), kejahatan terhadap jiwa dan harta (membunuh, mencuri), harga diri (menuduh zina). Ini adalah kezaliman sosial dan individu yang disinyalir oleh firman-Nya (وَٱلْبَغْىَ بِغَيْرِ ٱلْحَقِّ).

Dari situ, tampak bahwa pokok-pokok yang diharamkan mencakup aqidah, syari'ah, akhlak, etika, baik yang berkaitan dengan dosa-dosa yang terbatas pada diri, yaitu alItsmu, maupun yang risikonya sampai kepada orang lain, yaitu melanggar hak manusia.===

*Tafsir Al Munir*

KKTA 3
*Tim Kurikulum Evaluasi*
*2024/2025*

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login