SURAH AL-MAA'IDAH: 70-71

AL-MA'IDAH (22)

AL-MAA'IDAH: 70-71

SIKAP KAUM YAHUDI YANG MENDUSTAKAN DAN MEMBUNUH RASUL-RASUL YANG DIUTUS KEPADA MEREKA

FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM

Berbagai perjanjian telah berulang kali dibuat dengan Bani Isra'il, yaitu perjanjian bahwa mereka tidak menyembah melainkan hanya kepada Allah SWT berikut semua hal yang berkaitan dengannya. Semua ini selaras dengan permulaan surah yang memerintahkan untuk memenuhi akad, perjanjian, dan kesepakatan.

_"Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah janji-janji."_ *(al-Maa'idah: 1)*

Akan tetapi, kaum Yahudi, musuh Allah SWT dan kemanusiaan, merusak perjanjian dan kesepakatan. Mereka bersikap kepada para rasul adakalanya dengan mendustakan, tidak memercayai, menghalang-halangi dan berpaling, atau dengan kekerasan dan pembunuhan. Mereka mendustakan Nabi Isa dan para nabi yang lainnya, membunuh Nabi Zakariya, Nabi Yahya dan banyak nabi lainnya.

Orang-orang Yahudi mengira bahwa tidak akan ada bencana, musibah, dan ujian yang menimpa mereka dari Allah SWT, karena mereka tertipu dan terpedaya oleh klaim mereka seperti yang disebutkan dalam ayat.

_“Kami adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya."_ *(al-Maa'idah: 18)*

Akan tetapi, sejatinya mereka tidak lain tertipu dan terpedaya oleh masa penangguhan. Mereka pun buta dan tuli terhadap petunjuk dan kebenaran karena mereka tidak bisa mengambil manfaat dari apa yang mereka lihat dan dengar. Kemudian Allah SWT berkenan menerima tobat mereka setelah diturunkannya ujian terhadap mereka, menghilangkan kepedihan dan kesengsaraan dari mereka, serta menjadikan mereka kembali sebagai orang-orang yang merdeka setelah mereka menjadi para tawanan yang diperbudak.

Kemudian mereka kembali berbuat kerusakan, berlaku korup, bermaksiat dan membangkang. Banyak dari mereka yang buta dan tuli terhadap kebenaran setelah kebenaran benar-benar nyata bagi mereka dengan kedatangan Nabi Muhammad saw. Mereka sama sekali tidak bisa mengambil pelajaran dan hati mereka sama sekali tidak bisa tersentuh dan terketuk oleh nasihat dan peringatan. Mereka berpaling dan tidak mau mendengarkan hujjah-hujjah, bukti-bukti, dan ayat-ayat yang menunjukkan dan membuktikan kebenaran.

Begitulah, kaum Yahudi terhuyung-huyung dan terpontang-panting antara tobat dan pembangkangan, antara diselamatkan dan terkena ancaman kebinasaan dan kehancuran. Kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik, hanya sedikit saja dari mereka yang taat.

Manusia tidak akan menemukan dalam sejarah sebuah umat atau bangsa yang lebih berantakan, lebih kacau dan rusuh, lebih buruk watak dan perangainya, lebih risau dan gelisah, daripada bangsa Yahudi. Oleh karena itu, kita dapati mereka senantiasa berada dalam ketakutan dan kekhawatiran, tidak pernah tenang hati dan pikiran mereka, tidak pernah merasakan kedamaian dan ketenteraman jiwa selamanya. Di Palestina misalnya, adalah contoh dan bukti konkrit yang sangat jelas bagi setiap orang, meskipun negara mereka telah berdiri.===

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login