SURAH AN-NISAA': 84

AN-NISAA' (53)

AN-NISAA': 84

ANJURAN UNTUK BERJIHAD

FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM

Anjuran perang pada ayat ini sangat tegas dan kuat. Jika kaum Muslimin tidak mau ikut berjihad, Nabi sendiri yang wajib menjalankan jihad itu. Dengan kata lain, janganlah kamu meninggalkan jihad membela orang-orang Mukmin yang lemah, meskipun kamu harus melakukannya sendiri karena Allah telah berjanji akan memenangkan perjuangan yang seperti itu. Az-Zujjaj berkata, "Allah SWT memerintahkan Nabi untuk berjihad meskipun harus sendirian karena Allah sudah berjanji akan menjamin kemenangannya."

Ini menunjukkan bahwa Nabi Muhmamad diperintah Allah untuk memerangi orang musyrik yang menentang dakwahnya meskipun beliau harus melakukannya sendirian. Ayat ini juga menunjukkan bahwa Nabi Muhammad mempunyai keberanian yang luar biasa. Hal ini terbukti ketika Perang Uhud dan Hunain, di mana para pendekar Muslim berlindung di belakang Rasululah saw.. Ali berkata, "Ketika perang mulai berkecamuh kami berlindung di balik Rasulullah saw.. Tidak ada yang lebih dekat dengan tentara musuh selain beliau."

Ayat di atas mendorong kaum beriman untuk berjihad dan perang. Ayat ini juga menegaskan bahwa Allah berjanji akan menolong Nabi Muhammad saw. Janji ini sudah terlaksana sebagaimana yang telah kami terangkan. Janji itu tidak mesti berlangsung terus-menerus, apabila janji itu sudah terbukti meskipun sekali saja, itu menunjukkan bahwa janji itu benar. Allah telah menghentikan penyerangan kaum musyrikin pada Perang Badar sughra. Orang-orang musyrik mengingkari janji mereka untuk berperang di Badar. *Allah berfirman:*

_"Cukuplah Allah (yang menolong) menghindarkan orang-orang Mukmin dalam peperangan."_ *(al-Ahzaab: 25)*

Allah juga menolong kaum Mukminin pada Perang Hudaibiyah, di mana kaum musyrik berkhianat dan memanfaatkan kesempatan, namun kaum Muslimin menyadari hal itu dan akhirnya memutuskan untuk keluar berperang hingga berhasil menawan mereka. Kemudian mereka mengutus perwakilan untuk membuat perjanjian damai. Inilah yang dimaksud dengan *firman Allah:*

_"Dan Dialah yang mencegah tangan mereka dari (membinasakan) kamu."_ *(al-Fath: 24)*

Allah juga menurunkan rasa takut ke dalam hati orang-orang musyrik semasa Perang Khandaq dan akhirnya mereka lari tanpa ada perlawanan, sebagaimana *firman Allah:*

_"Cukuplah Allah (yang menolong) menghindarkan orong-orang Mukmin dalam peperangan."_ *(al-Ahzaab: 25)*

Setelah itu banyak orang Yahudi yang meninggalkan rumah dan harta mereka di Madinah. Umat Islam tidak perlu memerangi mereka, ketika sebagian Yahudi dan Nasrani yang lain ikut bergabung di negara Islam dengan membayar jizyah. Allah benar-benar menghindarkan kaum Muslimin dari serangan mereka.===

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login