SURAH ALI 'IMRAN 26-27

ALI 'IMRAN (9)

ALI 'IMRAN 26-27

BUKTI-BUKTI KEKUASAAN ALLAH SWT, KEAGUNGAN-NYA, PENGATURAN-NYA TERHADAP MAKHLUK DAN SEGALA SESUATU DIPASRAHKAN KEPADA-NYA

SEBAB TURUNNYA AYAT

*Ibnu Abi Hatim* meriwayatkan dari *Qatadah*, ia berkata, "Disebutkan kepada kami bahwa Rasulullah saw. memohon kepada Tuhan agar menjadikan kerajaan Romawi dan Persia bisa masuk ke dalam kekuasaan umat beliau. Lalu Allah SWT menurunkan ayat, (قُلِ ٱللَّهُمَّ مَـٰلِكَ ٱلْمُلْكِ) al-Aayah (dan seterusnya).

*Ibnu Abbas r.a. dan Anas bin Malik r.a*. berkata, "Ketika Rasulullah saw telah berhasil menguasai kota Makkah dan menjanjikan kepada umat beliau bahwa kerajaan Romawi dan Persia akan berhasil mereka kuasai juga. Lalu orang-orang munafik dan orang-orang Yahudi berkata, "Jauh sekali, bagaimana mungkin Muhammad akan bisa menguasai kerajaan Romawi dan Persia? Mereka -bangsa Romawi dan Persia- jauh lebih kuat dan tangguh dari apa yang diperkirakan. Tidakkah Muhammad merasa cukup dan puas telah menguasai Makkah dan Madinah hingga ia juga ingin menguasai kerajaan Romawi dan Persia?" Lalu Allah SWT menurunkan ayat ini.

*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*

Ayat-ayat ini menjelaskan bahwa Allah SWT adalah Dzat Pemilik otoritas mutlak kekuasaan yang menyeluruh dan Pemilik kehendak yang tertinggi. Di dalam genggaman-Nyalah seluruh kebaikan dan keburukan, maksudnya di dalam penciptaan dan takdir bukan amal perbuatan yang diusahakan. Kebaikan seluruhnya berasal dari Allah SWT, sedangkan keburukan tidak dinisbatkan kepada-Nya. Akan tetapi, dinisbatkan kepada si pelaku karena menjaga etika dan sopan santun terhadap Allah SWT.

Ayat ini juga menegaskan bahwa jabatan kenabian, kekuasaan dan rezeki semuanya berada di dalam kekuasaan-Nya. Allah SWT bebas memberikannya kepada siapa saja yang Dia kehendaki sesuai dengan kehendak-Nya, hikmah yang agung danhuiiah yang sempurna. Bahwa memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam merupakan dalil yang menunjukkan bahwa bumi adalah bulat dan berputar. Karena datangnya waktu siang dan malam secara silih berganti dan keterpautan pendek panjangnya waktu antara malam dan siang sesuai dengan musim dan lokasi geografis yang memberikan isyarat akan bentuk bumi yang bulat dan berputar.

Allah SWT mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup, baik yang bersifat materi maupun maknawi atau nonmateri seperti yang telah dijelaskan di atas. Pemberian nikmat oleh Allah SWT. bersifat umum, diberikan kepada siapa yang Dia kehendaki. Rezeki ditanggung oleh Allah SWT seberapa banyak rezeki yang Dia diberikan dan yang tidak Dia berikan semuanya terserah kehendak-Nya, sesuai dengan hikmah dan kehendak-Nya.

*Ath-Thabrani* meriwayatkan dari *Ibnu Abbas r.a*. dari Rasulullah saw. beliau bersabda: _"Asma Allah SWT yang paling agung yang jika digunakan untuk berdoa, maka doa tersebut diperkenankan, yaitu terdapat di dalam ayat 26 surah Ali 'Imran."_ ===

Tafsir Al Munir

KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login