AR-RA'D (13)
TUGAS RASUL ADALAH MENYAMPAIKAN SYARI'AT, ALLAH SWT MENJADI SAKSI UNTUKNYA, YANG MELAKUKAN HISAB, DAN PEMBERI PUTUSAN DI ANTARA PARA HAMBA SERTA MENGGAGALKAN MAKAR ORANG-ORANG KAFIR
Surah Ar-Ra'd Ayat 40-43
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat di atas menunjukkan sejumlah hal sebagai berikut:
1. Tugas Rasul hanya sebatas menyampaikan risalah kepada umat saja, bukan menjadi tugas dan kewajiban beliau untuk menjadikan mereka mendapatkan petunjuk dan menjadi baik.
2. Allah Yang mewujudkan kejadian-kejadian, merealisasikan janji dan ancaman, menurunkan adzab yang keras kapan pun sekehendak-Nya. Mungkin saja itu terjadi semasa Rasulullah saw masih hidup atau setelah beliau wafat.
3. Allah Yang melaksanakan hisab terhadap kebaikan dan keburukan hamba-hamba-Nya.
4. Meluasnya wilayah kekuasaan Islam dan berkembangnya berbagai penaklukkan serta menyempitnya wilayah kekuasaan orang-orang kafir berada di tangan Allah.
5. Bumi tidaklah berbentuk bulat sempurna, tetapi bulat agak gepeng dan oval, tepi-tepinya tidak sempurna dan agak gepeng mendatar.
6. Tidak ada yang bisa menolak ketetapan Allah SWT dan tidak ada yang bisa membatalkan keputusan-Nya. Tidak ada seorang pun yang bisa mengoreksi putusannya dengan mengurangi, membatalkan, atau mengubah.
7. Allah SWT amat cepat hisab-Nya terhadap hamba-hamba-Nya, yakni amat cepat hukuman-Nya terhadap orang-orang kafir dan amat cepat pahala-Nya kepada orang-orang Mukmin.
8. Semua rencana, tipu daya, dan makar musuh-musuh Allah, gagal total di hadapan rencana Allah SWT. Makar mereka tidak bisa mendatangkan mudharat kecuali dengan izin Allah SWT. Ini mengandung penenteram dan penghibur hati Rasulullah saw., mengukuhkan tekad dan keteguhan beliau, serta penegasan bahwa kemenangan pasti menjadi milik beliau. Sedangkan bencana dan kekalahan pasti menimpa orang-orang kafir.
9. Allah SWT mengetahui segala kebaikan atau keburukan yang dilakukan oleh setiap diri. Lalu Dia membalasnya atas semua perbuatan itu.
10. Orang-orang kafir pasti akan tahu untuk siapa akibat dan kesudahan yang baik. Siapa yang akan mendapatkan pahala dan siapa yang akan mendapatkan hukuman sebagai akibat di alam dunia. Siapa yang akan mendapatkan pahala dan siapa yang akan mendapatkan adzab di alam akhirat. Ini merupakan sebuah ancaman keras.
11. Sikap orang-orang musyrik Arab dan kaum Yahudi yang mengingkari risalah Nabi Muhammad saw., serta pekataan mereka kepada beliau, _"Kamu bukanlah seorang nabi dan tidak pula seorang rasul, tetapi kamu hanya orang yang mengada-ada,"_ ketika beliau tidak memenuhi permintaan mereka untuk mendatangkan mukjizat yang mereka usulkan, sesungguhnya sikap mereka tidak bisa mereduksi hakikat kebenaran yang ada dan tidak pula bisa mengubah fakta yang ada. Cukuplah Allah SWT sebagai saksi atas kebenaran beliau, dan cukuplah bagi beliau kesaksian orang-orang Mukmin yang berasal dari kalangan Ahli Kitab seperti Abdullah bin Salam, Salman al-Farisi, Tamim ad-Dari, an-Najasyi, dan rekan-rekannya.
Akan tetapi, *Ibnu Jubair* mengatakan, bahwa surah ini adalah surah Makkiyyah, sementara *Abdullah bin Salam r.a. masuk Islam di Madinah setelah turunnya surah ini. Ayat ini tidak bisa dipahami dalam konteks Abdullah bin Salam r.a.. Dari itu, yang dimaksudkan dengan kalimat, wa man 'indohuu 'ilmul kitaabi (dan orang yang memiliki ilmu al-Kitab) adalah Malaikat Jibril a.s., dan ini adalah pendapat Ibnu Abbas r.a.. Sedangkan, *al-Hasan, Mujahid*, dan *adh-Dhahhak* mengatakan, bahwa yang dimaksud adalah Allah SWT.
Adapun orang yang mengatakan, maksudnya adalah seluruh orang Mukmin, itu ada benarnya juga. Karena setiap orang Mukmin mengetahui al-Kitab, memahami aspek kemukjizatannya serta mengikrarkan kesaksian Nabi Muhammad saw. tentang kebenaran beliau. Berdasarkan pendapat ini, al-Kitab di sini berarti Al-Qur'anul Karim.
Bisa juga, maksudnya adalah orang yang memiliki ilmu Taurat dan Injil. Yakni, setiap orang yang memiliki pengetahuan tentang kedua kitab ini, berarti ia mengetahui isi kedua kitab tersebut yang menjelaskan berita gembira kedatangan Nabi Muhammad saw., jika orang tersebut tidak bohong, tentu ia akan bersaksi bahwa Nabi Muhammad saw. adalah benar-benar seorang Rasul yang _haqq_ dari sisi Allah SWT.===
*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026
