Surah Huud Ayat 12 - 14

HUD (5)

Surah Huud Ayat 12 - 14

TUNTUTAN ORANG-ORANG MUSYRIK MEKAH AGAR DITURUNKANNYA HARTA KARUN SERTA DATANGNYA MALAIKAT BERSAMA NABI SAW. DAN TANTANGAN MEREKA KEPADA AL-QUR'AN

فَلَعَلَّكَ تَارِكٌۢ بَعْضَ مَا يُوحَىٰٓ إِلَيْكَ وَضَآئِقٌۢ بِهِۦ صَدْرُكَ أَن يَقُولُوا۟ لَوْلَآ أُنزِلَ عَلَيْهِ كَنزٌ أَوْ جَآءَ مَعَهُۥ مَلَكٌ ۚ إِنَّمَآ أَنتَ نَذِيرٌۭ ۚ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ وَكِيلٌ ١٢

*Artinya*: _Maka boleh jadi kamu hendak meninggalkan sebagian dari apa yang diwahyukan kepadamu dan sempit karenanya dadamu karena khawatir bahwa mereka akan mengatakan, "Mengapa tidak diturunkan kepadanya perbendaharaan (kekayaan) atau datang bersama-sama dengan dia seorang malaikat?" Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan dan Allah Pemelihara segala sesuatu._

أَمْ يَقُولُونَ افْتَرَاهُ ۖ قُلْ فَأْتُوا۟ بِعَشْرِ سُوَرٍۢ مِّثْلِهِۦ مُفْتَرَيَـٰتٍۢ وَٱدْعُوا۟ مَنِ ٱسْتَطَعْتُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ ١٣

*Artinya*: _Bahkan, mereka mengatakan, " Muhammad telah membuat-buat Al-Qur`ān itu" ; Katakanlah, "(Kalau demikian), maka datangkanlah sepuluh surah-surah yang dibuat-buat yang menyamainya, dan panggillah orang-orang yang kamu sanggup (memanggilnya) selain Allah jika kamu memang orang-orang yang benar"._

فَإِلَّمْ يَسْتَجِيبُوا۟ لَكُمْ فَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّمَآ أُنزِلَ بِعِلْمِ ٱللَّهِ وَأَن لَّآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَهَلْ أَنتُم مُّسْلِمُونَ ١٤

*Artinya*: _Jika mereka yang kamu seru itu tidak menerima seruanmu (ajakanmu) itu maka (katakanlah olehmu), "Ketahuilah, sesungguhnya Al-Qur`ān itu diturunkan dengan ilmu1# Allah dan bahwasanya tidak ada Tuhan selain Dia, maka maukah kamu berserah diri (kepada Allah)?_
1#- Yakni Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā saja yang dapat membuat Al-Qur`ān itu

*SEBAB TURUNNYA AYAT*

Diriwayatkan dari *Ibnu Abbas* bahwa para pemimpin Mekah berkata, "Wahai Muhammad, jadikanlah gunung Mekah itu emas untuk kami jika kamu seorang rasul." Yang lain berkata, “Datangkan kepada kami malaikat yang bersaksi atas kenabianmu.” Beliau menjawab, "Aku tidak mampu melakukan itu.” Lalu turunlah ayat ini.

*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*

1. Hukumnya wajib untuk menyampaikan wahyu semuanya tanpa dikurangi atau ditunda-tunda sedikit pun dari wahyu, dan hukum ini tidak bertentangan dengan prinsip _'ishmah_ (kesucian dari dosa dan kesalahan) bagi Rasulullah saw. dari perbuatan pengkhianatan terhadap wahyu yang Allah SWT turunkan kepadanya, atau meninggalkan sebahagian dari apa yang telah diwahyukan kepadanya, dan ini sama seperti firman Allah SWT dalam penegasan perintah menyampaikan wahyu, _"Hai Rasul, sampaikan apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu."_ *(al-Maa'idah:67)*

Hukum ini tidak bertentangan baik kita katakan sesungguhnya makna pembicaraan itu dalam ayat (فَلَعَلَّكَ تَارِكٌۢ) adalah pertanyaan pengingkaran, yaitu apakah kamu meninggalkan apa yang di dalamnya terdapat penghinaan tuhan-tuhan mereka sebagaimana yang mereka tanyakan kepadamu? Atau bahwa makna pembicaraan adalah peniadaan dan penolakan, yang berarti maknanya; tidak mungkin hal kamu lakukan, melainkan kamu menyampaikan kepada mereka semua apa yang diturunkan kepadamu; karena orang-orang musyrik Mekah berkata kepada Nabi saw, _"Jika kamu membawakan kami satu kitab yang tidak ada di dalamnya penghinaan terhadap tuhan-tuhan kami, pasti kami akan mengikuti kamu."_ Terbesit keinginan Nabi saw. untuk meninggalkan penghinaan tuhan-tuhan mereka, maka turunlah ayat ini.

2. Tak ada basa-basi, berdamai, atau menunda-nunda dalam menyampaikan wahyu. Karena itu apakah manusia benci ketika disampaikan kepada mereka apa yang telah Allah SWT turunkan atau mereka mengatakan, _"Kenapa tidak diturunkan kepadanya perbendaharaan atau seorang malaikat,"_ Tak ada kata mundur dalam penyampaikan wahyu.

3. Dalam ayat ini Allah SWT menantang bangsa Arab untuk membuat sepuluh surah yang semisal dengan surah-surah Al-Qur'an, setelah Allah SWT menantang mereka untuk membuat seperti Al-Qur'an, dan mereka tak mampu dalam dua hal itu, sebagaimana mereka juga tidak mampu untuk membuat satu surah seperti yang disebutkan dalam surah lain dalam Al-Qur'an. Tantangan itu untuk menunjukkan bahwa Al-Qur'an adalah _kalamullah_ yang tidak sanggup manusia membuatnya.

4. Telah jelas dengan firman-Nya (فَإِلَّمْ يَسْتَجِيبُوا۟ لَكُمْ) menunjukkan ketidakmampuan mereka untuk menentang, dengan demikian jelaslah hujjah bahwa Al-Qur'an bukan buatan Muhammad atau orang selain dia, melainkan Al-Qur'an adalah kalamullah dan agar semua tahu bahwa ( أَنَّمَآ أُنزِلَ بِعِلْمِ ٱللَّهِ ) sesungguhnya Al-Qur'an diturunkan dengan ilmu Allah.

5. Sesungguhnya bentuk kemukjizatan Al-Qur'an sangatlah banyak diantaranya dari segi _balaaghah_, kefasihan, juga cakupannya tentang berita-berita yang gaib, dan diantara juga kandungannya tentang hukum syari'at serta kesesuaiannya dengan penemuan-penemuan ilmiah modern.===

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login