YUUNUS (39)
Surah Yuunus Ayat 108-109
ISLAM ITU AGAMA YANG BENAR DAN WAJIB DIIKUTI
قُلْ يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ قَدْ جَآءَكُمُ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّكُمْ ۖ فَمَنِ ٱهْتَدَىٰ فَإِنَّمَا يَهْتَدِى لِنَفْسِهِۦ ۖ وَمَن ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۖ وَمَآ أَنَا۠ عَلَيْكُم بِوَكِيلٍۢ ١٠٨
*Artinya*: _Katakanlah, "Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu kebenaran (Al-Qur`ān) dari Tuhan-mu; sebab itu barang siapa yang mendapat petunjuk, maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barang siapa yang sesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu mencelakakan dirinya sendiri. Dan aku bukanlah seorang penjaga terhadap dirimu"._
وَٱتَّبِعْ مَا يُوحَىٰٓ إِلَيْكَ وَٱصْبِرْ حَتَّىٰ يَحْكُمَ ٱللَّهُ ۚ وَهُوَ خَيْرُ ٱلْحَـٰكِمِينَ ١٠٩
*Artinya*: *Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya._
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Dua ayat ini menunjukkan hukum-hukum sebagai berikut.
1. Islam adalah agama yang benar dan syari'at Allah adalah syari’at yang sempurna. Dan Al-Qur'an adalah sandaran atas kebenaran agama dan syari'at itu, sedangkan Rasulullah saw. adalah pembawa dan orang yang menyampaikan agama yang benar.
2. Islam adalah jalan hidayah Tuhan serta tujuan segala harapan, kesuksesan dan kebahagiaan di dunian dan akhirat barangsiapa yang telah melihat kebenaran dan mengikuti jalan hidayah Tuhan beserta elemen-elemen yang ada di dalamnya, seperti keyakinan yang benar, syari’at yang adil dan undang-undang yang tepat, sungguh dia telah beruntung, selamat dan tentram jiwanya. Sebaliknya, barangsiapa yang melenceng dari jalan yang benar dan meninggalkan ajaran rasul dan Al-Qur’an serta mengikuti berhala-berhala, patung-patung serta menjalani hidup dengan menuruti hawa nafsu dan _taqlid_ kepada nenek moyang, maka kebinasaan dan kehinaan itu hanya untuk dirinya sendiri.
3. Rasulullah saw. hanyalah seorang yang menyampaikan wahyu Allah, pemberi kabar gembira dengan surga bagi orang yang taat dan pemberi peringatan dengan siksa neraka bagi orang yang maksiat. Beliau tidak mempunyai hak untuk memaksa seseorang beriman dengan dakwahnya dan mengikuti risalahnya.
4. Rasulullah sama dengan rasul-rasul lain dan orang-orang yang beriman dalam hal kewajiban mengikuti yang Allah wahyukan kepadanya dan sabar dalam ketaatan dan dari maksiat. Jika ditimpa dengan sesuatu yang menyakitkan karena dakwahnya, hendaklah bersabar sampai Allah memberi keputusan kepada mereka dan dirinya, baik dengan kemenangan atas musuh-musuhnya atau kemenangan dari para pendusta.
*Ibnu Abbas* berkata bahwa ketika diturunkan ayat ini. Nabi mengumpulkan orang-orang Anshar dan tidak mengumpulkan kelompok selain dari golongan mereka sendiri, kemudian Nabi bersabda, _"Sungguh kalian akan mendapati selelahku (atsarah)1# maka bersabarlah sampai kalian bertemuku di Haudh (telaga) nanti."_
1#- Cinta materi dan kekuasaan atas kamu, maka akan diutamakan selain kamu seperti dalam bagian rampasan perang. Dan kekuasaan hanya untuk pengikut dan golongannya, bukan untuk orang yang tetap dalam keimanan dan membela Islam.
5. Allah SWT tidak memutuskan suatu hukum kecuali benar dan adil. Dan hukumnya sesuai juga tepat dengan kondisi dan kejadian, karena Dia Maha Mengetahui hal yang tersembunyi dan batin sebagaimana Dia mengetahui hal yang zahir.
*_Selesai Juz 11_*
*_Dan Segala puji hanya bagi Allah_*
*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026
