AL-A'RAAF (22)
AL-A'RAAF: 57-58
PENURUNAN HUJAN, PENGELUARAN TUMBUH-TUMBUHAN DAN PETUNJUK KEDUANYA ATAS KEKUASAN ILAHI DAN PEMBUKTIAN KEBANGKITAN
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat tersebut menunjukkan hal-hal sebagai berikut:
1. Allah SWT adalah sumber rezeki. Dialah yang menurunkan hujan lalu tumbuhlah tanaman, rerumputan, pohon, tumbuhan, dan buah-buahan. Manusia dan hewan mengambil manfaat darinya, kemudian manfaat dari binatang pada akhirnya kembali kepada manusia. Penurunan hujan dan penumbuhan tumbuhan adalah dalil wujud Allah, Ilmu, kekuasaan, dan hikmah-Nya.
2. Mengeluarkan orang-orang mati dalam keadaan hidup dari kubur adalah seperti mengeluarkan tumbuhan yang hidup dari tanah yang gersang lagi mati yang tidak ada pergerakan di dalamnya. Dalam semua itu, ada peringatan bagi manusia sehingga mereka dapat mengimani kebangkitan dan pengumpulan umat manusia pada hari Kiamat.
3. Allah SWT membuat perumpamaan untuk orang Mukmin dan orang kafir. Allah menyerupakan orang Mukmin dengan tanah pilihan yang turun kepadanya hujan, lalu darinya muncul berbagai macam bunga dan buah-buahan, orang kafir dengan tanah berair yang tidak bisa menumbuhkan tumbuhan, kecuali sangat jarang dan sedikit meskipun turun kepadanya hujan. Allah menyerupakan turunnya Al-Qur’an dengan turunnya hujan. Jiwa-jiwa yang suci bersih dari kotoran kebodohan dan akhlak yang tercela jika cahaya Al-Qur’an bersambung dengannya, di dalamnya akan tampak berbagai macam ketaatan, pengetahuan, dan akhlak terpuji. Jiwa yang jelek, meskipun tersambung dengan cahaya Al-Qur’an, tidak tampak di dalamnya pengetahuan dan akhlak terpuji, kecuali sedikit.
4. Allah SWT membuat perumpamaan-perumpamaan untuk manusia supaya mereka mengambil pelajaran, mengambil nasihat, lalu beriman. Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya, mengulang-ulangnya, mendatangkan argumen-argumen dan dalil-dalil untuk membatalkan kemusyrikan, sebagaimana Dia menjelaskan ayat-ayat untuk semua yang dibutuhkan manusia dan mudah-mudahan orang-orang yang bersyukur menjadikan pelajaran lalu bersyukur kepada Allah atas nikmat yang diberikan kepada mereka. Allah SWT menyebut secara khusus orang-orang yang bersyukur sebab mereka adalah yang mengambil manfaat hal itu. Hal ini seperti *firman Allah SWT,*
_"Petunjuk bagi mereka yang bertakwa."_ *(al-Baqarah: 2)*===
*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026
