SURAH AL-AN'AAM: 56-58

AL-AN'AAM (18)

AL-AN'AAM: 56-58

MENCEGAH DEBAT KUSIR ANTARA NABI SAW. DENGAN ORANG-ORANG MUSYRIK

Sebab Turunnya Ayat 57

*Al-Kalabi* menjelaskan sebab turunnya ayat 57 berkenaan dengan *an-Nadhr bin al-Harits* dan para pembesar Quraisy yang berkata, "Wahai Muhammad, datangkanlah adzab kepada kami yang telah kau janjikan kepada kami.” Mereka mengatakan hal tersebut dengan nada mengejek. Oleh sebab itu, turunlah ayat ini.

*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*

Kebenaran dan kebatilan tak akan bisa bersatu sebab sebuah kebenaran berdiri tegak di atas dalil-dalil dan logika, sedangkan kebatilan bersumber dari syahwat dan hawa nafsu. Oleh sebab itu, mustahil bagi Rasulullah untuk mengikuti hawa nafsu kaumnya dalam menyembah berhala dan paganisme karena hal itu hanya berdasarkan pada hawa nafsu dan taklid buta, bukan berdasar pada argumen dan dalil yang benar. Mereka adalah kaum yang memahat patung dan sebuah tindakan yang buruk manakala ada seseorang yang menyembah hasil karyanya sendiri.

Diturunkannya adzab bukanlah atas kekuasaan Nabi saw., sebagaimana laiknya manusia yang lain, melainkan semua kuasa perkara dan hukum hanya ada di tangan Allah SWT semata.

Hal ini tersirat dari dalil firman Allah SWT, - إِنِ ٱلْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ ۖ - Seorang hamba tak akan kuasa melakukan suatu perkara apa pun kecuali jika Allah SWT menetapkannya. Jadi, Nabi tidak mampu menindak orang kafir, kecuali jika Allah menetapkan dan menghukuminya. Hal ini berlaku dalam semua perbuatan karena redaksi ayat tersebut berfungsi untuk membatasi, maksudnya bahwa tiada hukum selain hak Allah semata.

Demikian pula terkait dengan waktu dan bentuk pembalasan bagi orang-orang yang zalim, tak ada yang bisa mengetahuinya, kecuali hanya Allah saja. Allah SWT yang mengetahui waktu pembalasan tersebut. Ia menundanya sampai tiba waktunya dan menentukan hal itu kapan saja Dia kehendaki. Dia melakukan semua itu sesuai dengan hikmah dan Dia Yang Maha Mengetahui segala sesuatunya. Dia akan mempercepat jika hal itu lebih baik dan akan menundanya jika hal itu lebih baik.===

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login