SURAH AL-AN'AAM: 54-55

AL-AN'AAM (17)

AL-AN'AAM: 54-55

DI ANTARA BENTUK KASIH SAYANG ALLAH SWT

Sebab Turunnya Ayat

*Ikrimah* mengatakan bahwa ayat ini turun berkenaan dengan orang-orang yang Nabi saw. dilarang oleh Allah SWT untuk mengusirnya. Ketika Nabi saw. melihat mereka, beliau mendahului mereka untuk melakukan salam. Beliau bersabda, _"Segala puji bagi Allah SWT yang telah menjadikan orang-orang dari kalangan umatku agar aku memulai mengulurkan salam kepada mereka.”_

*Mahan al-Hanafi* mengatakan "Ada sekelompok orang yang mendatangi Nabi saw. dan berkata, ‘Kita telah melakukan suatu dosa besar. Lalu, dengan tanpa ragu Nabi saw. menjawab mereka. Ketika mereka pergi berlalu dari Nabi saw., turunlah ayat (وَإِذَا جَآءَكَ ٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِـَٔايَـٰتِنَا )

*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*

Kedua ayat ini menjelaskan hal berikut ini:

1. Kedudukan yang terhormat yang Allah berikan kepada orang-orang lemah yang Allah SWT telah melarang Nabi-Nya mengusir mereka. Tatkala beliau melihat mereka, beliau yang memulai untuk mengulurkan salam kepada mereka. Dari sini bisa di ambil pelajaran adanya anjuran untuk memuliakan orang-orang saleh dan menjauhi segala hal yang dapat menyebabkan mereka marah dan tersakiti sebab hal itu akan mendatangkan murka Allah, yakni dengan cara pemberian hukuman bagi orang yang menyakiti hamba yang dikasihi-Nya.

2. Terbukanya pintu tobat dari Allah SWT bagi hamba-hamba-Nya yang telah melakukan dosa. Mereka adalah orang-orang yang bertobat dan memperbaiki amal perbuatannya di masa yang akan datang, sebagaimana *firman Allah SWT:*

_"Dan sungguh. Aku Maha Pengampun bagi yang bertobat, beriman dan berbuat kebajikan, kemudian tetap dalam petunjuk."_ *(Thaahaa; 82)*

Juga sabda Nabi saw. kepada *Mu'adz bin Jabal* yang diriwayatkan oleh *Ahmad dari Abu Hurairah:*

_"Tahukah kalian apa hak Allah SWT terhadap hamba-Nya? ‘(yaitu) menyembah-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Kemudian ia bersabda lagi, “Tahukah kalian apa hak hamba terhadap Allah SWT jika kalian melakukan hal tersebut? (yaitu) Allah tidak akan membalas (adzab) kalian.”_ *(HR Imam Ahmad)*

3. Luasnya kasih sayang Allah SWT terhadap hamba-Nya. Allah SWT telah mewajibkan sifat kasih sayang kepada diri-Nya sebagai bentuk karunia dan kebaikan dari-Nya. Dia memberikan informasi ini dengan info dan janji yang sebenar-benarnya agar hamba mengetahui betapa luas kasih sayang Allah SWT, sebagaimana *firman-Nya,*

_"Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmatKu bagi orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami."_ *(al-A'raaf: 156)*

4. Al-Qur’an mengandung penjelasan mengenai hukum-hukum agama, sebagaimana halnya di dalam surat ini, Allah SWT memberikan penjelasan yang menunjukkan wujud Allah SWT dan keesaan-Nya, Allah SWT juga menjelaskan kebutuhan hamba-Nya.===

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login