SURAH AL-MAA'IDAH: 110-111

AL-MA'IDAH (39)

AL-MAA'IDAH: 110-111

INFORMASI MENGENAI MUKJIZAT-MUKJIZAT NABI ISA ALAIHIS SALAM

FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM

Apa yang diingatkan oleh Allah kepada Nabi Isa mengenai nikmat-Nya kepadanya dan kepada ibunya, bertujuan untuk dua hal. Pertama, agar ia menginformasikannya kepada umatnya akan kemuliaan dan kedudukannya yang istimewa dan tinggi. Kedua, untuk memperkuat argumentasinya dan untuk menyangkal orang yang membangkangnya. Kemudian, Allah SWT menyebutkan secara rinci nikmat yang Ia berikan kepada Nabi Isa. Jumlahnya ada delapan, di antaranya ada yang berupa mukjizat yang menjadi penegas risalahnya, yaitu kemampuan berbicara ketika masih bayi, menciptakan burung, menyembuhkan orang yang buta, orang yang terkena penyakit lepra, menghidupkan orang-orang mati, dan perlindungan dari gangguan orang-orang Yahudi sehingga mereka tidak dapat membunuh dan menyalibnya dengan menjadikan orang lain mirip dengannya.

Adapun tiga nikmat lainnya ialah nikmat yang menyertai setiap kenabian, yaitu berupa dukungan dan penguatan dari Allah melalui Jibril, di antaranya ialah mengajarkannya menulis, memberikan pemahaman pada wahyu, dan menurunkan kepadanya Injil. Ia juga mengetahui apa yang diturunkan kepada para nabi sebelumnya seperti Nabi Musa memberi ilham kepada _hawariyyin_ agar beriman kepada Allah SWT dan Nabi Isa. Semua mukjizat dan tanda-tanda kebesaran yang nyata ini menunjukkan kebenaran risalah Nabi Isa. Semuanya sesuai kehendak dan kuasa dari Allah SWT.

Mukjizat yang menegaskan kebenaran sebuah risalah Nabi ini tidak hanya diberikan kepada Nabi Isa saja. Ini adalah keadaan yang diikuti oleh semua Nabi dan rasul. Pasalnya, kebanyakan manusia tidak memercayai kenabian para nabi kecuali dengan adanya peristiwa yang luar biasa. Inilah yang dinamakan dengan mukjizat. Setiap masa ada mukjizat yang sesuai dengan kondisinya. Pada masa Nabi Isa, ilmu kedokteran dan ilmu pengetahuan sangat berkembang.

Lalu, Allah SWT menganugerahkannya mukjizat yang dapat mengungguli ilmu kedokteran, pengetahuan dan peradaban manusia. Pada masa Nabi Musa, terdapat ilmu sihir dan mantera. Oleh karena itu, Allah menolongnya dengan sesuatu yang dapat mengalahkan para penyihir melalui tangan, tongkat, terbelahnya lautan, dan air yang memancar dari batu sebanyak dua belas mata air sesuai dengan jumlah kabilah Bani Isra'il. Di zaman Nabi Muhammad saw., terkenal dengan keunggulan sastra dalam ucapan, baik syair, prosa, maupun pidato. Lalu, Allah menurunkan Al-Qur’an yang mengandung sastra dan tingkat kefasihan yang tinggi serta tata bahasa yang sangat baik. Mukjizat ini adalah mukjizat Nabi Muhammad saw. yang berlaku untuk selamanya.

Tujuan dari disampaikannya mukjizat-mukjizat Nabi Isa, sebagaimana telah saya jelaskan adalah peringatan kepada orang-orang Nasrani yang ketika ayat ini turun, mereka dalam kondisi suka berkata,-kata yang buruk, tidak memiliki prinsip yang kuat, mempertuhankan manusia biasa, padahal ia dilahirkan oleh manusia juga, ia makan, minum, dan membuang kotoran, layaknya manusia yang lain.===

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login