SURAH ALI 'IMRAN 116-117

ALI 'IMRAN (35)

ALI 'IMRAN 116-117

HILANG DAN TERSIA-SIAKANNYA AMAL-AMAL ORANG KAFIR PADA HARI KIAMAT

*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*

Sesungguhnya kekufuran adalah sumber bencana bagi seseorang di akhirat. Kekufuran seseorang adalah penyebab hilangnya buah amal kebaikan yang pernah dilakukannya di dunia. Balasan bagi orang-orang kafir adalah kekal di dalam neraka selama-lamanya. Semua bentuk sedekah yang pernah mereka keluarkan di dunia tidak memberikan manfaat sedikit pun kepada mereka, akan tetapi hanya kesedihan dan penyesalan yang akan mereka dapatkan.

Tidak diterimanya sedekah yang mereka keluarkan bukan merupakan bentuk kezhaliman Allah SWT terhadap mereka, akan tetapi mereka sendiri yang menzhalimi diri mereka sendiri. Karena mereka mengeluarkan sedekah yang memang tidak pantas untuk diterima. Karena mereka kufur, membangkang dan tidak mau memenuhi hak-hak Allah SWT. Mereka menyedekahkan harta mereka hanya karena riya, sum'ah dan membanggakan diri, tidak karena ingin mencari ridha Allah SWT.

Keadaan mereka adalah kesengsaraan, kesialan, kegelisahan dan kebingungan. Mereka seperti seseorang yang menanam tanaman dengan harapan nantinya akan memetik hasilnya sebagai bekal hidupnya selama setahun. Namun tiba-tiba datang angin kencang yang mengandung hawa sangat dingin yang memusnahkan dan memporakporandakan tanamannya tersebut tanpa ada sedikit pun yang tersisa. Sehingga ia pun memandangi tanamannya yang telah musnah tak bersisa tersebut dengan pandangan bingung sedih, putus asa dan tidak memiliki kekuatan sedikit pun untuk melakukan surah Ali 'Imran sesuatu. Semoga Allah SWT menjaga kita semua dari kejelekan, memberi kita ilham kepada kelurusan dan kebenaran, meneguhkan hati kita di dalam menetapi keimanan dan menjadikan semua amal baik kita, baik lahir maupun batin berada di jalan-Nya dan hanya karena mencari ridha-Nya semata.===

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login