Surah Yuusuf Ayat 41-42

YUUSUF (11)

Surah Yuusuf Ayat 41-42

_BAGIAN KETUJUH_: TAKWIL YUSUF TENTANG MIMPI KEDUA TEMANNYA DI DALAM PENJARA DAN WASIATNYA KEPADA TEMANNYA YANG SELAMAT

يَـٰصَـٰحِبَىِ ٱلسِّجْنِ أَمَّآ أَحَدُكُمَا فَيَسْقِى رَبَّهُۥ خَمْرًۭا ۖ وَأَمَّا ٱلْـَٔاخَرُ فَيُصْلَبُ فَتَأْكُلُ ٱلطَّيْرُ مِن رَّأْسِهِۦ ۚ قُضِىَ ٱلْأَمْرُ ٱلَّذِى فِيهِ تَسْتَفْتِيَانِ ٤١

*Artinya*: _Hai kedua penghuni penjara, "Adapun salah seorang di antara kamu berdua akan memberi minum tuannya dengan khamar; adapun yang seorang lagi maka ia akan disalib, lalu burung memakan sebagian dari kepalanya. Telah diputuskan perkara yang kamu berdua menanyakannya (kepadaku)"._

وَقَالَ لِلَّذِى ظَنَّ أَنَّهُۥ نَاجٍۢ مِّنْهُمَا ٱذْكُرْنِى عِندَ رَبِّكَ فَأَنسَىٰهُ ٱلشَّيْطَـٰنُ ذِكْرَ رَبِّهِۦ فَلَبِثَ فِى ٱلسِّجْنِ بِضْعَ سِنِينَ ٤٢

*Artinya*: _Dan Yūsuf berkata kepada orang yang diketahuinya akan selamat di antara mereka berdua, "Terangkanlah keadaanku kepada tuanmu". Maka setan menjadikan dia lupa menerangkan (keadaan Yūsuf) kepada tuannya. Karena itu, tetaplah dia (Yūsuf) dalam penjara beberapa tahun lamanya._

*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*

Dua ayat ini menunjukkan hal-hal berikut.

1. Takwil mimpi itu berlandaskan atas ilmu, kebaikan, dan takwa. Takwil mimpi yang bersumber dari seorang yang tidak berilmu tidak lain hanyalah sangkaan atau dugaan. Adapun takwil mimpi Nabi Yusuf berdasarkan atas wahyu dari Tuhannya, takwil mimpi tersebut harus diyakini kebenarannya.

2. Bagi orang yang berdusta terhadap mimpinya, kemudian seorang pentakwil mimpi menakwilnya, apakah hukum takwilnya tetap dan berlaku kepadanya? Ulama berpendapat bahwa hukum takwilnya tidak berlaku kepadanya. Adapun jika yang menakwilnya adalah Nabi Yusuf maka itu akan berlaku dan terjadi. Karena beliau adalah seorang nabi, dan takwil seorang nabi adalah sebuah hukum. Allah pun menjadikan nyata apa yang dikatakan Nabi Yusuf terhadap dua temannya yang bermimpi sebagai bukti kenabian Yusuf.

3. Meminta pertolongan kepada selain Allah dalam melawan kezaliman dibolehkan syari’at dan tidak dilarang. Akan tetapi berbeda bagi Nabi Yusuf karena kebaikan bagi orang Mukmin biasa adalah kejahatan bagi orang yang telah dekat dengan Tuhannya.

4. Di antara tipu daya setan adalah membuat lupa orang yang selamat dari penjara untuk menceritakan keadaan Nabi Yusuf kepada raja. Perbuatan setan tersebut agar Nabi Yusuf tidak keluar dari penjara.

5. Nabi Yusuf tinggal di dalam penjara beberapa tahun lamanya, sebagaimana dikatakan sebagian ahli tafsir yaitu antara lima atau tujuh tahun. Berapa pun bilangan tahunnya, yang terpenting adalah Nabi Yusuf tinggal di penjara dalam waktu yang cukup lama. Nabi Yusuf sangat sabar menjalani kehendak Allah tersebut dan sebab masuknya Nabi Yusuf ke dalam penjara karena tuduhan berzina.

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi 
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login