HUD (1)
Surah Huud Ayat 1 - 4
KERAPIAN AL-QUR'AN, DAKWAH UNTUK MENYEMBAH ALLAH, TOBAT KEPADA-NYA SERTA BERIMAN KEPADA HARI KEBANGKITAN
FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM
Ayat-ayat ini menunjukkan hal-hal berikut ini.
1. Semua ayat Al-Qur'anul Karim tersusun rapi, tidak ada cacat dan tidak ada pula yang salah. Tersusun rapi baik secara lafal maupun makna, tak ada yang bertentangan di dalamnya dan tidak pula timpang tindih, dijelaskan secara rinci, sempurna serta komprehensif semua dalil yang menunjukkan tauhid, kenabian, hari kebangkitan dan lainnya. Semua ayatnya sangat sempurna baik dari segi bentuk maupun maknanya, Al-Qur'an memberi kemaslahatan manusia di dunia dan akhirat. Firman-Nya (ألَّذِيْ خَلَقَكُمْ وَ الَّذِ ينَ مِنْ قَبْلِكُمْ) adalah dalil adanya sang Pencipta.
2. Dakwah Al-Qur'an sangat jelas mengarah kepada realisasi penyembahan terhadap Tuhan Pencipta Yang memberikan nikmat dan karunia, pengkhususan-Nya serta pengesaan-Nya dalam beribadah, tanpa ada sekutu apa pun selain-Nya. Ayat ini mengandung perintah untuk beribadah kepada Allah dan larangan beribadah kepada selain Allah SWT
3. Tugas Rasulullah saw. adalah memberi peringatan dan ancaman bagi orang-orang mengingkarinya dengan adzab. Juga memberi kabar gembira kepada orang-orang taat kepadanya dengan keridhaan dan surga.
4. Kewajiban manusia adalah beristighfar yaitu memohon ampun dari kemusyrikan dan dosa, bertobat dan kembali kepada Allah SWT dengan taat dan beribadah kepada-Nya, makna dari firman Allah SWT (ُتُو بُوأ) adalah kembalilah kepada-Nya dengan ketaatan dan ibadah. Sebagian orang-orang saleh mengatakan, "Beristighfar tanpa menanggalkan dosa adalah tobat orang-orang pendusta."
5. Sesungguhnya buah dari istighfar dan tobat adalah karunia Ilahi kepada manusia yang Mukmin dan taat merupakan hal yang sangat agung dan luas serta mencakup dunia dan akhirat. Untuk di dunia adalah kenikmatan sampai akhir hayat yang telah ditakdirkan berupa kelapangan rezeki dan hidup, tidak mengalami pembinasaan dengan adzab seperti yang dirasakan dan dialami oleh orang-orang yang telah dihancurkan dari umat terdahulu. Kenikmatan yang baik adalah perlindungan dari segala bentuk yang dibenci atau hal yang menakutkan dan menikmati kenikmatan hidup. Untuk di akhirat nanti akan diberikan setiap amal perbuatan yang saleh balasannya. Ayat ini menunjukkan bahwa setiap manusia itu hanya memiliki satu ajal dan hidup di dunia ini hanya sekali.
6. Tempat dikembalikannya manusia setelah kematian nanti adalah kepada Allah SWT Yang Mahakuasa atas segala sesuatu baik memberi pahala dan adzab. Ini adalah bentuk ancaman setelah ajakan yang terdahulu.===
*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026
