SURAH AL-AN'AAM: 124

AL-AN'AAM (37)

AL-AN'AAM: 124

KEANGKUHAN ORANG-ORANG MUSYRIK DAN TUNTUTAN MEREKA ATAS KENABIAN

Sebab Turunnya Ayat

Ayat ini turun kepada *Walid bin Mughirah*. Dia berkata, "Kalau saja kenabian itu benar, aku lebih berhak mendapatkannya daripada Muhammad sebab aku lebih tua dan lebih banyak harta dan anak.

*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*

Kenabian atau risalah diberikan kepada orang yang bisa dipercaya dan berhak juga paling mampu menanggung beban risalah. Risalah tidaklah seperti kedudukan dunia yang bersandarkan pada pengaruh, kekuasaan, harta, kedudukan, nasab, banyaknya pendukung, dan anak keturunan. Manusia tidak lain hanyalah diperintahkan untuk beriman kepada apa yang dibawa para nabi sebab kenabian mereka telah dilegitimasi dengan dalil yang jelas dan dengan mukjizat yang luar biasa. Jika mereka tidak beriman, mereka akan mendapatkan dua perkara: kehinaan dan kenistaan serta siksa yang pedih di akhirat karena dosa, tipu daya, rasa iri, dan kedengkian mereka. Ini adalah sesuatu yang haq dan adil sebagai pembeda antara orang-orang yang taat dan orang-orang yang maksiat. Ancaman kehinaan didahulukan daripada siksa karena pembangkangan yang dilakukan oleh kaum tersebut disebabkan keinginan mereka untuk mendapatkan kejayaan dan kemuliaan. Oleh sebab itu, Allah pun membalas mereka dengan kebalikan dari yang mereka inginkan.

Pendapat yang masyhur mengenai tafsir ayat ini adalah bahwa para pemimpin Mekah ingin memperoleh kenabian dan risalah, sebagaimana diperoleh Nabi Muhammad saw.. Mereka juga ingin diikuti, bukan sebagai pengikut. Namun, Allah menjelaskan kepada mereka bahwa mereka tidak pantas mendapatkan kenabian. Bahkan, mereka akan mendapatkan kehinaan dan kenistaan, serta dilemparkan ke neraka Jahannam. Ini adalah hukuman bagi orang yang enggan untuk mengikuti para nabi, sombong, angkuh, dan bersikap congkak di bumi.===

*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026 

 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login