*MARYAM (20)*
*RASA CINTA KEPADA ORANG-ORANG MUKMIN, DIMUDAHKANNYA AL-QUR’AN DAN DIBINASAKANNYA ORANG-ORANG JAHAT*
*Surah Maryam Ayat 96-98*
*Sebab Turunnya Ayat*
Ibnu Mardawaih dan ad-Dailami meriwayatkan dari al-Barra’, ia berkata, "Rasulullah saw. bersabda kepada Ali karramallahu wajhah,
*(اللَّهُمَّ اجْعَلْ لَهُ عِنْدَكَ عَهْدًا، وَاجْعَلْ لَهُ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ مَوَدَّةً)*
_“Ya Allah jadikanlah janji untuknya di sisiMu dan jadikanlah rasa cinta kepadanya pada hati orang-orang Mukmin.”_ Lalu Allah menurunkan ayat ini. *(HR Ibnu Mardawaih dan ad-Dailami)*
*FIQIH KEHIDUPAN ATAU HUKUM-HUKUM*
Ayat-ayat di atas mengandung beberapa hal berikut ini.
1. Jika Allah mencintai seorang hamba karena ketakwaannya dan Dia ridha terhadapnya karena ia mengikuti syari'at dan agamaNya, maka Dia akan membuatnya dicintai oleh hamba-hamba-Nya yang saleh dan para malaikat yang dekat dengan-Nya, walaupun hamba tersebut tidak disukai oleh orang-orang zalim, orang-orang kafir dan orang-orang fasik.
Harm bin Hayyan berkata, 'Tidaklah seseorang mencintai Allah dengan sepenuh hatinya melainkan Allah membuat hati orang-orang yang beriman cinta kepadanya, hingga Allah membuatnya mendapatkan rasa kasih sayang dari mereka semua."
Contoh utama tentang hal ini adalah Rasulullah saw.. Contoh-contoh setelahnya adalah para tokoh sahabat. Ibnu Abbas berkata, "Ayat ini turun tentang Abdurrahman bin Auf. Allah SWT menjadikan rasa cinta kepadanya di dalam hati hamba-hamba-Nya. Tidak ada seorang Mukmin pun yang berjumpa dengannya kecuali memuliakannya. Bahkan orang musyrik dan orang munafik juga memuliakannya."
Orang yang ketika di dunia dicintai oleh Allah, kelak di akhirat pun akan dicintai-Nya karena sesungguhnya Allah SWT hanya mencintai hamba yang beriman dan bertakwa. Dia hanya ridha dengan hamba-Nya yang bersih. Semoga dengan anugerah dan kemurahan-Nya, Allah SWT menjadikan kita termasuk dari golongan mereka.
2. Al-Qur'an al-Karim turun dengan bahasa orang-orang Arab agar mereka mudah untuk memahaminya.
3. Allah mengadzab banyak umat dan komunitas dengan adzab yang menghabiskan mereka semua karena kekafiran mereka kepada Allah dan pendustaan mereka terhadap para rasul. Allah memuliakan banyak umat dengan Nabi Muhammad saw., sehingga Dia meniadakan adzab yang membinasakan dan menghabiskan mereka.
4. Dalam dua ayat terakhir, terdapat janji kemenangan dan kejayaan Rasulullah saw. atas orang-orang musyrik Arab. Di dalamnya terdapat ancaman bagi orang-orang kafir dan kaum yang seperti mereka dengan hukuman, siksaan, kehinaan dan kesengsaraan.
5. Misi Nabi Muhammad saw. terbatas pada menyampaikan berita gembira dan menyampaikan peringatan. Di dalam ayat di atas terdapat motivasi bagi beliau untuk melakukan dua hal tersebut, yaitu menyampaikan berita gembira berupa surga bagi orang yang taat, dan memperingatkan orang yang membangkang dengan ancaman neraka.===
*Tafsir Al Munir*
KKTA Plus 4
Tim Kurikulum Evaluasi
2025/2026
