Selamat datang di Forum Diskusi KKTA Plus

Ketidakamanahan dalam Perusahaan: Dampak dan Solusi Syariat

Purwati

Bpk ustadz bagaimana jika owners perusahaan tempat ku dulu kerja.belum membayar hak gaji kami bahkan membuat nama kami di pinjaman untuk pengajuan kredit ke bank tapi tidak amanah bayar sehingga nama kami di black list bank lalu bagaimana kami bersikap ya?

Ismiyati,Se-AR12

0

1 Replies

#1

Wa‘alaikumussalām warahmatullāhi wabarakātuh

Ini masalah yang sangat serius, karena menyangkut dua kezaliman besar:
1️
. Tidak membayar gaji.

2️. Menggunakan nama orang untuk kredit tanpa amanah hingga merugikan.

1️. Hukum Perbuatannya

o   Menahan gaji adalah kezaliman besar. Rasulullah ﷺ bersabda:

أَعْطُوا الأَجِيرَ أَجْرَهُ قَبْلَ أَنْ يَجِفَّ عَرَقُهُ

“Berikanlah upah pekerja sebelum kering keringatnya.” (HR. Ibnu Majah)

o   Menahan gaji tanpa alasan syar‘i termasuk dosa besar.

Memakai nama orang untuk kredit lalu tidak membayar. Ini lebih berat lagi karena mengandung: Pengkhianatan (khianah), Penipuan, Merugikan hak orang lain. Membebani orang dengan utang yang bukan tanggung jawabnya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

آيَةُ المُنَافِقِ ثَلَاثٌ... إِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ

“Tanda orang munafik ada tiga… jika diberi amanah ia berkhianat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Perbuatannya bukan hanya dosa, tapi juga bisa termasuk pelanggaran hukum negara.

 2. Bagaimana Sikap Anda?

1. Jangan Diam Jika Dizalimi

Islam tidak menyuruh kita pasrah terhadap kezaliman. Allah berfirman:

لَا يُحِبُّ اللَّهُ الْجَهْرَ بِالسُّوءِ مِنَ الْقَوْلِ إِلَّا مَن ظُلِمَ

“Allah tidak menyukai ucapan buruk kecuali dari orang yang dizalimi.” (QS. An-Nisa: 148) Orang yang dizalimi boleh menuntut haknya.

2. Tempuh Jalur Hukum

Karena ini sudah menyangkut: Gaji tidak dibayar, Penyalahgunaan identitas, Kerugian finansial dan reputasi (blacklist bank), Maka langkah yang benar: Kumpulkan bukti (kontrak, slip, chat, dokumen kredit). Klarifikasi resmi ke bank.. Laporkan ke pihak berwenang jika perlu. Menuntut hak bukan dosa. Itu bentuk menjaga amanah diri.

3. Jangan Membalas dengan Kezaliman

Walaupun marah dan sakit hati itu wajar, jangan sampai: Menebar fitnah tanpa bukti. Membalas dengan keburukan. Mengambil haknya secara ilegal. Kita menjaga diri agar tidak ikut berdosa.

4. Serahkan Urusan Akhirnya kepada Allah

Jika pun proses dunia tidak menyelesaikan sepenuhnya, ingat: Kezaliman tidak akan lolos di akhirat. Rasulullah ﷺ bersabda: “Hak-hak pasti akan dikembalikan kepada pemiliknya pada hari kiamat.” (HR. Muslim). Dan doa orang yang dizalimi itu mustajab.

 

3️. Tentang Status Utang di Bank

Jika kredit itu memang atas nama Anda tanpa kerelaan atau ada unsur manipulasi:

Secara syar‘i Anda tidak menanggung dosa pembayaran. Tetapi secara administratif harus diselesaikan lewat jalur hukum agar nama Anda bersih kembali. Ini penting agar tidak menjadi beban masa depan.

Semoga Allah mengganti kerugian Anda dengan rezeki yang lebih baik dan membersihkan nama Anda dari segala dampak buruk.

0
powered by der-it-blog.de
 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login