Assalamu'alaikum Wr Wb
Afwan Ustadz. Izin bertanya.
Di bulan Ramadhan, bulan turunnya Al - Qur'an ini, mana yang lebih utama antara mengejar khataman Al - Qur'an berkali - kali atau taddabur ?
Mumun Muniroh (AR08)
Assalamu'alaikum Wr Wb
Afwan Ustadz. Izin bertanya.
Di bulan Ramadhan, bulan turunnya Al - Qur'an ini, mana yang lebih utama antara mengejar khataman Al - Qur'an berkali - kali atau taddabur ?
Mumun Muniroh (AR08)
Pertanyaan ini sangat indah dan matang secara iman. Karena ini bukan soal “banyak-banyakan amal”, tapi bagaimana mendekatkan hati kepada Al-Qur’an.
Prinsip besarnya dulu ➡️ Al-Qur’an diturunkan untuk dipahami, dihayati, dan diamalkan bukan sekadar diselesaikan.
Allah berfirman: “(Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka mentadabburi ayat-ayatnya.” Jadi tadabbur adalah tujuan,
sedangkan tilawah & khatam adalah jalan.
Lalu mana yang lebih utama?
1️. Fahami Khataman Al-Qur’an — keutamaannya; Pahalanya besar, Menghidupkan lisan dengan Al-Qur’an, Menghidupkan suasana Ramadhan dan Dicontohkan para sahabat & ulama di Ramadhan.
Untuk siapa? Orang awam, Yang belum kuat bahasa Arab, Yang butuh memperbanyak pahala & kedekatan ➡️ Khatam itu baik dan sangat dianjurkan.
2️. Fahami Tadabbur Al-Qur’an — keutamaannya; Menghidupkan hati, Membentuk akhlak & perubahan nyata, Menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup.
Untuk siapa? Untuk Yang ingin memperbaiki diri, Yang sedang diuji, Yang ingin dekat dengan Allah secara batin ➡️ Tadabbur adalah ruhnya Al-Qur’an.
Maka jawaban yang paling lurusnya adalah Yang paling utama adalah gabungan keduanya, sesuai kemampuan. Bukan: Tadabbur tapi jarang membaca atau Membaca banyak tapi hati kosong
Contoh pola seimbang di Ramadhan (praktis)
Siang / setelah shalat, Tilawah rutin, Target juz (1 juz / ½ juz / sesuai kemampuan)
Malam atau waktu tenang; Ambil 3–5 ayat, Baca terjemah dan Renungi: Apa pesan Allah untukku? Apa yang harus kuperbaiki?
Kadang 1 ayat yang dipahami lebih mengubah hidup
daripada 1 khatam tanpa hadir hati.
Seorang ulama berkata yang maknanya; Tilawah = membuka pintu, Tadabbur = masuk ke dalam dan Amal = tinggal di dalamnya.
Kesimpulan ringkasnya adalah
Khataman → sangat dianjurkan di Ramadhan, Tadabbur → tujuan utama diturunkannya Al-Qur’an dan Yang terbaik → seimbang & istiqamah dan Nilai di sisi Allah → kehadiran hati, bukan jumlah halaman
Ramadhan bukan lomba siapa paling cepat khatam, tapi siapa yang paling berubah setelahnya.
Semoga Allah Menjadikan Al-Qur’an sahabat hidup kita, Menghidupkan lisan, hati, dan amal kita dengannya, Menerima setiap huruf dan setiap air mata tadabbur kita.
Please log in to post a reply.
Login