Selamat datang di Forum Diskusi KKTA Plus

Makna Kedzaliman terhadap Diri Sendiri dan Orang Lain

Purwati

Assalamualaikum ustadz

Ijin bertanya ustadz,

apa yang dimaksud dengan kedzaliman, terhadap diri sendiri dan orang lain ?

Fouzy Hanifa Hijria (AR19)

0

1 Replies

#1

Wa’alaikumussalām warahmatullāhi wabarakātuh.

Pertanyaannya sangat mendasar tapi penting, karena banyak orang mengira zalim itu hanya “menyakiti orang lain”, padahal cakupannya lebih luas.

Kedzaliman (الظلم) secara sederhana berarti: Meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya atau Melanggar hak yang telah Allah tetapkan. Baik itu: hak Allah, hak diri sendiri, hak manusia lain

1️. Kedzaliman terhadap diri sendiri, ini yang paling sering diremehkan, padahal paling banyak terjadi. Contohnya: Meninggalkan shalat dengan sengaja, Terus-menerus bermaksiat tanpa mau taubat, Merusak tubuh (narkoba, zina, riba, minuman keras), Putus asa dari rahmat Allah dan juga Meremehkan dosa: “Ah, Allah Maha Pengampun”

Kenapa ini disebut zalim pada diri sendiri? Karena Diri kita punya hak untuk diselamatkan, Jiwa kita berhak mendapat rahmat Allah, Kita menjerumuskan diri ke bahaya akhirat, Allah menyebut orang berdosa sebagai: “Mereka menzalimi diri mereka sendiri.”  Jadi, bukan Allah yang menzalimi, tapi kita yang menutup pintu kebaikan untuk diri sendiri.

2️. Kedzaliman terhadap orang lain. Ini yang biasanya langsung terasa dampaknya. Contohnya: Mengambil hak orang, Menipu, berbohong, korupsi, Ghibah, fitnah, menghina, Menyakiti fisik atau hati, Berlaku tidak adil dalam keluarga (anak, pasangan)

Kenapa ini berat? Karena: Urusannya bukan hanya dengan Allah, Tapi juga dengan manusia, Dan Allah tidak akan mengampuni sampai orang yang dizalimi memaafkan.

Rasulullah bersabda: “Kezaliman adalah kegelapan di hari kiamat.”

3️. Kedzaliman terhadap ALLAH (yang paling besar). Ini adalah kezaliman terbesar. Contohnya: Syirik (menyekutukan Allah), Menggantungkan harapan mutlak pada selain Allah, Menolak kebenaran setelah jelas, Menganggap aturan Allah tidak relevan.

Allah berfirman: “Sesungguhnya syirik adalah kezaliman yang sangat besar.” Karena: Hak Allah untuk disembah dilanggar, Makhluk disamakan dengan Sang Pencipta

Namun yang perlu kita fahami juga adalah bahwa Allah Maha Pengampun untuk dosa kepada-Nya, Taubat selalu terbuka, Bahkan orang yang paling zalim pun bisa kembali selama masih hidup.

Semoga Allah menjaga kita dari menzalimi diri sendiri dan orang lain, serta memberi kita hati yang adil dan lembut

0
powered by der-it-blog.de
 

 

BERSAMA KITA BISA. Ini bukan tentang mudah dan cepatnya. Apakah dengan sendirian, yakin bisa istiqomah membaca terjemah hingga Khatam?

Login